Kenali Kemampuan Anak sebelum Sekolah – Berita Madura

by -9 views
Kenali Kemampuan Anak sebelum Sekolah – Berita Madura

BANGKALAN, Indonesiaonline.co.id – Orang tua harus mempertimbangkan beberapa hal sebelum memasukkan anaknya ke pendidikan sekolah dasar (SD). Karena jika tidak, psikologi anak yang baru mengenyam pendidikan dasar akan terganggu.

Psikolog Klinik RS Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) Bangkalan Andriana Dwi Siswanti mengatakan, mempersiapkan anak sebelum masuk sekolah dasar sangat penting. Terutama dalam memastikan bahwa dia secara psikologis mampu dan cukup dewasa untuk mulai duduk di sekolah dasar.

Selama ini fenomena yang terjadi adalah kebanyakan orang tua hanya menyelesaikan kemampuan akademik anaknya sebelum masuk sekolah dasar. Akibatnya, banyak anak yang siap secara akademis, tetapi belum matang secara psikologis.

“Sehingga dalam proses belajar, anak bisa mengalami trauma belajar, bahkan mogok sekolah. Kemudian, akan terjadi perubahan perilaku dan emosi yang mengakibatkan prestasi belajar yang tidak sesuai dengan kemampuan dan gangguan psikologis lainnya,” jelasnya kemarin (13/6).

Baca:  Basarnas untuk Mencari 3 Penumpang KM Berhasil II - Berita Madura

Ada beberapa hal yang harus dilakukan orang tua sebelum putra-putrinya bersekolah. Diantaranya, motorik kasar, motorik halus, kematangan mental atau kognitif, kematangan sosial, dan emosi.

Menurutnya, keterampilan motorik kasar merupakan keterampilan yang berkaitan dengan gerakan otot-otot besar dalam tubuh. “Misalnya otot kaki dan otot lengan. Gerakan yang dihasilkan bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lain atau menghasilkan energi,” jelasnya.

Sedangkan keterampilan motorik halus adalah keterampilan yang melibatkan otot-otot kecil serta koordinasi mata dan tangan. Keterampilan ini lebih detail daripada keterampilan motorik kasar.

Sedangkan kematangan mental atau kognitif harus dimiliki oleh anak yang siap duduk di bangku sekolah dasar. Singkatnya, keterampilan kognitif adalah proses berpikir atau menangkap, menyimpan, atau mengelola, untuk menggunakan kembali informasi yang diperoleh sebelumnya. “Artinya kemampuan tersebut didapat dari pengalaman yang diperoleh anak dari lingkungannya,” tambahnya.

Baca:  Bakar 2 Ons Sabu-Sabu - Berita Madura

Kematangan sosial adalah penerimaan aturan-aturan sosial dalam masyarakat. Kemudian, kematangan emosi bertujuan untuk menjaga kestabilan emosi siswa dengan lingkungan barunya di sekolah.

Menurut Andriana, untuk mengetahui kesiapan belajar seorang anak, salah satunya harus menjalani tes khusus yang dilakukan oleh psikolog. Dengan begitu, kemampuan anak akan terdeteksi. Anak-anak yang dipersiapkan secara akademis akan diakui. Sebab, siap secara akademis belum tentu siap mental.

“Jika ada yang belum memenuhi kesiapan belajar, maka anak bisa dilatih kembali. Dengan begitu, bisa mengurangi resistensi saat anak bersekolah,” lanjutnya.

Politeknik Psikologi RS Syamrabu Bangkalan telah menyediakan fasilitas tes kesiapan belajar. Jika ada orang tua yang ingin mengetahui kedewasaan anaknya sebelum masuk SD, bisa dilakukan di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Bangkalan.

Baca:  IPM Meningkat 1,51 Per Tahun - Berita Madura

“Mudah-mudahan anak-anak yang sudah matang secara akademis dan psikologis tidak mengalami kesulitan dalam menerima pelajaran, terutama di masa wabah, dimana sebagian besar proses belajar mengajar dilakukan secara online,” ujarnya. (lompat / par)

.

Komentar