Fauzi-Eva Dilantik Hari Ini, Cegah Korona sejak Dini – Berita Madura

by -53 views
Fauzi-Eva Dilantik Hari Ini, Cegah Korona sejak Dini – Berita Madura

RINGKASAN, Indonesiaonline.co.id – Sebuah momen bersejarah kembali terekam bagi masyarakat Sumenep. Pasangan Achmad Fauzi dan Dewi Khalifah (Fauzi-Eva) resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumenep 2021-2024. Mereka dilantik bersama para kepala daerah di Jawa Timur lainnya di Gedung Negara Grahadi, Surabaya hari ini (26/2).

Pengukuhannya dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan. Kementerian Dalam Negeri mentolerir kepala daerah terpilih yang diangkat di ibu kota provinsi. Dibagi menjadi beberapa sesi karena keterbatasan jumlah peserta.

Achmad Fauzi menyampaikan sejumlah persiapan pengangkatan sudah dilakukan bersama perwakilannya, Dewi Khalifah. Termasuk mengikuti pelatihan bersih di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (24/2). Partainya akan dilantik pada sidang pertama bersama lima provinsi lainnya.

Pelantikan dilakukan dalam dua pola karena tidak semuanya hadir di Surabaya. Jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, dan para tamu menyaksikan hampir di Sumenep.

Baca:  Nakhoda Putri Selina Tersangka - Berita Madura

Fauzi berharap masyarakat mendoakan agar upacara pengambilan sumpah suci berjalan lancar. Ia pun meminta dukungannya agar bisa menjalankan amanah memimpin Kota Keris. Bersama Trenggalek, Situbondo, Ponorogo, Ngawi, dan Banyuwangi, jelasnya.

Begitu dilantik, Fauzi akan segera menggunakan gas untuk melayani masyarakat Sumenep. Mulai dari penguatan sinergi OPD hingga evaluasi kinerja selama lima tahun ke depan. Ke depannya, dia ingin kerja tim yang lebih nyata.

“Kami juga akan dibantu oleh beberapa ahli dari berbagai bidang untuk memberikan masukan sehingga menjadi terobosan yang lebih baik untuk mengembangkan Sumenep,” terangnya.

Sementara itu, hiruk pikuk terlihat di Aula Agung Istana Sumenep. Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Sumenep sedang melakukan uji antigen secara cepat. Pemeriksaan dilakukan terhadap anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (forkopimda) dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep yang akan menyaksikan pelantikan virtual tersebut.

Sekkab Edy Rasiyadi mengatakan sudah menjadi alokasi dari Pemprov sehingga pelantikan bupati dilaksanakan sesuai dengan tata tertib kesehatan. Selain membatasi jumlah, semua yang ada harus diuji secara negatif untuk pengujian antigen yang cepat.

Baca:  Bupati Ajak Perbanyak Amal Saleh - Berita Madura

Termasuk unsur media yang ingin meliput kegiatan. Ketentuan ini diberlakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Sumenep yang masih memprihatinkan. Ia juga meminta petugas kesehatan untuk mulai melakukan pemeriksaan.

“Penyediaan provinsi seperti itu. Kemudian semua yang diundang dan datang ke bangsal untuk menyaksikan pengangkatan harus menjalani rapid antigen test,” jelas pria yang juga Plt Bupati Sumenep ini.

Ketua Labkesda Sumenep Imam Mudhari mengatakan, dalam dua hari terakhir ini sudah dilakukan quick test. Mulai dari terpilihnya bupati dan wakil bupati bersama teman-temannya sebelum berangkat ke Surabaya.

Sekitar seratus orang dari semua lapisan masyarakat diperiksa. Mulai dari personel Satpol PP, TNI, dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hasilnya, semua yang diperiksa negatif. Kemarin (25/2), ada 65 unit alat uji antigen cepat untuk diperiksa langsung di aula istana.

Baca:  UTM Terus Berinovasi Kembangkan Potensi Garam Madura - Berita Madura

Pemeriksaan akan dilanjutkan pada hari eksekusi di pintu masuk utama istana pendapa. Mereka yang positif akan menerima perawatan lebih lanjut dan mungkin tidak dapat menghadiri acara tersebut. Selain undangan, aparat keamanan juga diminta lulus tes antigen tingkat cepat.

Hasil pemeriksaan dapat diketahui 15-20 menit setelah pengambilan sampel. Namun, tes antigen positif positif tidak selalu mengkonfirmasi Covid-19. Pasalnya, hingga saat ini, diagnosis pasien yang terpapar Covid-19 masih berdasarkan hasil swab test polymerase chain reaction (PCR).

“Kami sediakan 250 unit untuk hari pelaksanaan. Kami akan berdiri di depan pintu utama. Jadi yang masuk sudah disaring,” jelasnya. (Jun)

.

Komentar