Cek Produktivitas Siswa, SMA IT Nur Hidayah Sukoharjo Sebar Kuisione

by -27 views
Cek Produktivitas Siswa, SMA IT Nur Hidayah Sukoharjo Sebar Kuisione

SUKOHARJO – Penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dikhawatirkan akan berdampak pada penurunan produktivitas siswa. Karena pengawasan diserahkan kepada orang tua di rumah. Sedangkan guru hanya sebatas menyampaikan materi dan monitoring secara online. Solusinya, sekolah wajib memantau produktivitas siswanya saat wabah Covid-19 merebak.

Ketua Dewan Permusyawaratan Siswa (MPS) TI SMA Nur Hidayah Sukoharjo Syahrul Fajri mengatakan, kekhawatiran tersebut mengarah pada penelitian tentang tingkat produktivitas siswa. Akhiri dengan penyebaran kuesioner dan wawancara kualitatif. Dan dilakukan secara online.

“Tujuannya untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi mahasiswa selama proses menjadi individu yang produktif. Dan untuk mencari solusi agar mahasiswa menjadi individu yang produktif. Banyak mahasiswa yang bisa produktif saat wabah penyakit. Namun tidak sedikit yang terbebani waktu. manajemen, ”ujarnya kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (7/4).

Baca:  Musim Sadranan, Pedagang Bunga Tabur Panen Pembeli

Syahrul menjelaskan, penelitian ini mengusung konsep deviasi positif. Sebuah studi tentang pelanggaran yang terjadi di masyarakat. Ciri-cirinya, seseorang berperilaku tidak biasa. Meski begitu, ia bisa mencari jalan keluar dari permasalahan yang banyak dialami masyarakat.

“Hasil yang kami dapat dari penelitian ini adalah saran-saran untuk hal-hal produktif yang dapat dilakukan siswa selama di rumah. Seperti buku seminggu satu, tantangan 7 hari, waktu berkualitas bersama keluarga, dan banyak lagi. Selanjutnya akan kami sajikan hasil dari program kepada pengasuh siswa saat pengambilan laporan hasil belajar siswa (LHBS). Kami berharap penyimpangan positif dapat menjadi solusi agar siswa dapat memanfaatkan waktunya dengan baik, ”imbuhnya.

Sementara itu, sekolah juga menjalankan situs web motivasi untuk siswa. Targetkan pengembangan diri dan kreativitas selama wabah. Kepala Badan Pembinaan Pribadi Islam (BPI) SMAIT Nur Hidayah Sukoharjo Afif Hasbi Bustomi menjelaskan, sekolah merupakan sarana dan wadah untuk memenuhi kebutuhan siswa. Terutama dalam pengembangan diri dan kreativitas. Webinar dibagi menjadi tiga sesi sesuai dengan tingkat kelas masing-masing.

Baca:  Hina Gibran di Komentar Instagram, Warga Slawi Dipanggil Polisi

“Kami memotivasi Kelas IX untuk terus belajar. Kelas XI lebih menekankan pada manajemen diri. Dan kelas X diajak untuk merumuskan visi dan misi masing-masing dan mencurahkan isi hati ke dalamnya,” terangnya. (rgl / fer)

.

Komentar