Dampak Siklon Tropis Seroja, Waspadai Cuaca Ekstrem di 3 Wilayah Ini

by -23 views
Dampak Siklon Tropis Seroja, Waspadai Cuaca Ekstrem di 3 Wilayah Ini

SOLO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan memperingatkan cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan di bekas kediaman Surakarta. Terutama di Wonogiri, Sragen dan Karanganyar. Ini adalah efek dari badai tropis keramat di selatan Jawa.

Koordinator Informasi dan Pengamatan Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Giyarto mengatakan cuaca ekstrem beberapa hari ke depan harus diwaspadai, meski topan tropis Seroja sudah menjauh dari Pulau Jawa.

“Saat ini berada di selatan Pulau Jawa. Namun masih berimbas pada cuaca ekstrim, baik di perairan maupun di darat,” jelasnya saat dihubungi melalui telepon, Kamis (8/4).

Untuk perairan bekas kediaman Surakarta yang perlu diperhatikan adalah kawasan pesisir di Wonogiri. Efek siklon membuat gelombang pasang cukup tinggi di perairan tersebut.

Baca:  Ambil Sampel GeNose Maksimal 24 Jam

“Perairan di selatan Pulau Jawa sangat memprihatinkan karena berpotensi menimbulkan gelombang tinggi dari Cilacap hingga Wonogiri,” kata Giyarto.

Siklon juga mempengaruhi peningkatan kecepatan angin di sebagian besar wilayah Jawa Tengah dengan rata-rata 130 kilometer per jam. Dalam dua hari ke depan, warga yang tinggal di Kecamatan Sragen dan Karanganyar diminta waspada terhadap cuaca ekstrem.

“Untuk dua hari ke depan perlu diwaspadai pegunungan tengah utara, seperti wilayah Sragen dan Karanganyar,” jelasnya.

Terlepas dari dampak siklon tersebut, potensi cuaca ekstrim juga semakin meningkat karena sebagian besar wilayah Jawa Tengah sudah memasuki musim pancaroba. Pada musim ini masyarakat perlu mewaspadai munculnya hujan lebat disertai petir dan munculnya angin puting beliung.

Baca:  Rel Layang Palang Joglo Dibangun Juli, 400 Hunian Warga Bakal Tergusur

“Wilayah dengan riwayat tornado dan longsor perlu mendapat perhatian,” kata Giyarto.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri Bambang Haryanto membenarkan, berdasarkan informasi dari BMKG, Wonogiri termasuk dalam kategori daerah yang berpotensi rawan cuaca ekstrim. Oleh karena itu, warga di wilayah terdampak bencana serta relawan diminta tetap waspada terhadap bencana yang sewaktu-waktu mungkin terjadi.

Cuaca ekstrim seperti ini berlangsung hingga minggu ketiga April. Tapi bisa berubah. Saat ini cuaca sulit diprediksi dengan pasti, jelasnya.

Selain angin kencang, banjir dan longsor juga mengancam. Seperti minggu lalu, itu melanda enam kabupaten. Yakni, kawasan Kismantoro, Jatisrono, Jatiroto, Sidoharjo, Jatipurno, dan Nguntoronadi. “Cuaca juga dipengaruhi fenomena lain,” ujarnya. (ves / al / bun / ria)

Baca:  Lagi, Penyelundupan 1,6 Juta Rokok Bodong Digagalkan Bea Cukai

.

Komentar