Ujian Sekolah SD di Ampel dan Gladagsari Gunakan Sistem No Paper Test

by -16 views
Ujian Sekolah SD di Ampel dan Gladagsari Gunakan Sistem No Paper Test

BOYOLALI – Usai menggelar ujian sekolah untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) pekan lalu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kini menggelar ujian sekolah untuk Sekolah Dasar (SD). Ujian akan digelar mulai Senin-Jumat (3-7 / 5/21).

Ujian sekolah dasar di Kecamatan Ampel dan Gladagsari memaksimalkan teknologi dalam melaksanakan tugas. Itu dengan sistemnya tidak ada tes kertas atau ujian tanpa kertas, menggunakan teknologi Android. Seperti terlihat di SD Negeri 2 Ampel, Desa Candi, Kecamatan Ampel, kemarin (3/5/2021).

Siswa masih datang ke sekolah secara tatap muka, tetapi pertanyaan ujian dikirim secara online dengan teknologi android yang telah dikendalikan pelayan dari ruang pusat aktivitas guru.

Baca:  Upacara Galungan di Candi Cetho Dihadiri Masyarakat Lintas Agama

“Soal ujian dibagikan secara online dengan server dari pusat kegiatan guru, kemudian tes dilakukan tatap muka. Ini yang harus saya kembangkan, di sekolah lain saya masih menggunakannya. tes kertas. Sedangkan seluruh SD di wilayah Ampel dan Gladagsari menggunakan sistem ini tidak ada tes kertas, ”jelas Ketua Disdikbud Kabupaten Boyolali Kabupaten Darmanto di luar pantauan ujian sekolah di SD Negeri 2 Ampel, Senin (3/5).

Darmanto menambahkan, dalam ujian sekolah dasar ini, sembilan mata pelajaran diujikan. Untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), mereka mendapatkan lebih banyak waktu untuk bekerja dibandingkan mata pelajaran lainnya.

“Hampir setiap hari anak-anak berada di sekolah selama 150 menit ditambah waktu istirahat. Jadi masih sesuai SOP kita, maksimal tiga jam,” kata Darmanto.

Baca:  Napi Lapas Sragen Simpan Sabu

Sebagai informasi, 11.933 siswa telah mengikuti ujian sekolah ini di 582 SD di Kabupaten Boyolali. Pada ujian sekolah tersebut, siswa masih menggunakan protokol kesehatan yang ketat (prokes).

Kepala SD Negeri 2 Ampel Fajar Sasongko mengungkapkan, ujian sekolah untuk siswa kelas VI akan diadakan di rumah salah satu guru yang berada di zona hijau Covid-19. Seperti diketahui, beberapa hari lalu ada rombongan piknik dari Dusun Gondang, Desa Candi yang menyebabkan kawasan itu masuk zona oranye.

“Minggu lalu (2/5/2021) ada informasi dari Satgas Covid yang menyatakan Desa Gondang aman. Dan semuanya dinyatakan negatif. Hingga tes yang akan diadakan di salah satu rumah guru, akhirnya kami kembalikan ke SD Negeri 2. Ampel karena sudah masuk zona hijau, ”pungkasnya. (janda / saudara perempuan)

Baca:  Mayat Pria Terapung di Bengawan Solo, Sekdes Juwiring yang Bunuh Diri?

.

Komentar