Satlantas Polres Karanganyar Bubarkan Balap Liar di Dua Lokasi

by -26 views
Satlantas Polres Karanganyar Bubarkan Balap Liar di Dua Lokasi

KARANGANYAR – Aksi balap liar yang kerap meresahkan warga Kebakkramat di ruas jalan Solo-Sragen, Waru, Kebakkramat itu berhasil dibubarkan, Selasa (4/5). Sejumlah pengendara dan sepeda motornya selamat.

Penggerebekan yang dilakukan Satuan Lalu Lintas Polres Karanganyar menindaklanjuti keluhan warga. Jalan Solo-Sragen, persis di depan SPBU Waru, kerap dijadikan titik awal balapan liar. Polisi langsung bergegas melakukan razia sekitar pukul 02.00.

Alhasil, dua sepeda motor selamat. Sementara itu, sejumlah remaja baik pengendara sepeda motor maupun penonton juga ditangkap.

KBO Kemudian Polres Karanganyar, Ipda Anggoro Wahyu mengungkapkan bahwa balapan ilegal tersebut melanggar lalu lintas. Karena jalan nasional ini bukan untuk balapan. Apalagi balapan liar kerap membahayakan pengendara lain. Juga sangat bising karena menggunakan knalpot yang panjang.

Baca:  Bupati Sukoharjo Lantik 141 Pejabat Fungsional

“Ada beberapa lokasi yang biasanya dijadikan ajang balapan atau terkadang sekedar memasang mesin balap. Salah satunya di jalan Kebakkramat,” kata Anggoro.

Angora menambahkan, pengendara ilegal biasanya bekerja secara berkelompok. Mereka bahkan berani menghentikan kendaraan lain yang melintas di jalan raya.

“Mayoritas pebalap ilegal masih muda. Biasanya ngebut di jalan raya. Lalu sering nongkrong dan menunggu waktu sahur,” terangnya.

Tak hanya itu, mereka juga mendapat perlombaan motor modifikasi di Mojogedang, Minggu (2/5) malam.

“Sepeda motor dibawa ke kantor Satlantas. Pemiliknya dapat tiket. Kalau mau dijemput harus dipasang kembali sesuai standar. Pemiliknya juga harus menunjukkan alat kelengkapan suratnya,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga Mojogedang, Suratno, mengaku lokasi yang kerap dijadikan ajang balapan liar itu berada di dekat bengkel motor yang kerap dijadikan tempat nongkrong.

Baca:  Cabai Mahal karena Alam

“Kalau siang hari nggak berani ya bro, biasanya suasana malam hari,” ucapnya. (rud / adi)

.

Komentar