WTP Ke-6 Jadi Kado Perpisahan Bupati dan Wakil Bupati Sragen

by -23 views
WTP Ke-6 Jadi Kado Perpisahan Bupati dan Wakil Bupati Sragen

SRAGEN – Pemerintah Kabupaten Sragen (Pemkab) kembali mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2020. Pencapaian ini enam kali berturut-turut sejak 2015.

LKPD diterima Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati di Gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Senin (3/5). Akuisisi opini WTP di akhir masa jabatan Yuni-Dedy merupakan hadiah perpisahan.

Ketua Badan Pengelola Pendapatan dan Keuangan Daerah (BPKPD) Sragen Dwiyanto mengatakan, sesuai aturan, pemerintah daerah wajib menyampaikan laporan keuangan daerah. Kemudian BPK melakukan audit dan inspeksi selama dua bulan. “Ada audit awal sebulan dan audit detail sebulan,” ujarnya.

Baca:  Gibran Minta Lampu Ikon Tari Gambyong di Flyover Purwosari Diganti

Setelah itu, opini WTP keluar dari BPK. Ia mengatakan ini adalah WTP keenam berturut-turut. Namun, ada catatan untuk reformasi administrasi. “Contoh sederhana rekening pengendali di unit SKPD tertentu,” jelasnya.

Dwiyanto menambahkan, di Sragen terjadi pembayaran non tunai. Bahkan keuangan di tingkat desa sudah sistem pengelolaan kas (CMS). Prestasi ini juga dinilai sebagai kado terindah di akhir periode 2016-2021 para pejabat bupati-wakil bupati.

Sementara itu, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan temuan pada tahun 2020 sangat kecil. Sampai dengan skor 96 persen atau tertinggi untuk Kabupaten Sragen. “Ini harus dijaga dan harus konsisten,” ujarnya.

Yuni menambahkan, raihan opini WTP ini juga merupakan kado bagi masyarakat Sragen jelang HUT ke 275 Kabupaten Sragen, 27 Mei mendatang.

Baca:  Siapkan Ruang Isolasi Sementara di Mal

“Kami bersyukur atas prestasi ini, karena ini merupakan kado di akhir masa jabatan saya bersama Wakil Bupati Dedy. Pendapat WTP juga salah satu kado terindah untuk HUT ke 275 Kabupaten Sragen,” ujar Bupati Yuni.

Bupati menambahkan, pengelolaan keuangan dan aset provinsi tidak mudah. Sehingga hasil opini WTP yang diperoleh dari tahun 2016 hingga 2021 merupakan pencapaian.

“Mudah-mudahan pemerintahan baru bisa menopang pencapaian ini. Dulu kami kesulitan mendapatkan opini WTP selama bertahun-tahun. Tapi, Alhamdulillah sekarang dapat mengikuti bidang lain. Semoga kedepannya Sragen bisa mendapatkan opini WTPnya amin, ”jelas Yuni. (din / adi)

.

Komentar