Wisatawan Boleh Piknik ke Kota Solo, Asal Penuhi Syarat Ini

by -41 views
Wisatawan Boleh Piknik ke Kota Solo, Asal Penuhi Syarat Ini

SOLO – Pemerintah Kota Surakarta tidak melarang siapapun untuk pergi ke Kota Bengawan. Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Walikota (SE) terakhir Nomor 067/1309 tentang Penegakan Batasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM).

Dalam SE tersebut dijelaskan bahwa masyarakat yang melakukan perjalanan lintas kota / kabupaten / provinsi / negara pada saat Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah dengan tujuan wisata 1×24 jam di kota Surakarta diperbolehkan dengan ketentuan yang berlaku. syarat dan Ketentuan.

Kondisi tersebut antara lain kewajiban menginap di hotel, losmen, wisma, atau peruntukan lainnya. Membawa surat keterangan dari kepala desa atau kepala desa daerah asal atau Surat Izin Masuk dan Keluar (SIKM). Selanjutnya harus menunjukkan hasil tes PCR negatif atau usap antigen selambat-lambatnya 2×24 jam saat masuk hotel, penginapan, kos dan sejenisnya.

Baca:  Satu Pasien OTG Asal Kudus Meninggal Dunia

“Rapopo bisa. Tapi harus melalui screening dan harus membawa SIKM,” kata Ketua Pelaksana Satgas Covid-19 Kota Surakarta, Ahyani, Rabu (5/5).

Pemerintah kota telah bekerja sama dengan manajemen hotel untuk menerapkan kebijakan serupa bagi tamu yang menginap sebelum dan selama Idul Fitri.

Selain itu, pengelola tempat wisata harus memperketat pengawasan dalam pelaksanaan protokol kesehatan untuk menegakkan kapasitas pariwisata maksimal 50 persen dari kapasitas. “Kegiatan pariwisata yang berpotensi membuat masyarakat dilarang juga dilarang,” kata Ahyani.

Meski SE memberikan peluang bagi wisatawan domestik untuk menjelajah Solo, Walikota Surakarta Gibran Rakabuming mengimbau masyarakat untuk mengurangi mobilitas. “Ya bisa (jalan-jalan), tapi ya, Solo Raya (khusus turis domestik),” kata Gibran. (ves / wa / ria)

Baca:  Pelanggaran Direkam, Surat Tilang Dikirim

.

Komentar