Tak Perlu Tunggu Pemerintah Pusat

by -25 views
Tak Perlu Tunggu Pemerintah Pusat

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar Juliyatmono menegaskan apapun resikonya dan apapun hasilnya, pembelajaran tatap muka untuk TK, SD, dan SMP akan dimulai pada pertengahan Juli ini bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru 2021/2022.

“Tidak perlu menunggu pemerintah pusat, karena saat ini PPKM (pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat, red) sudah ditangani oleh pemerintah desa dan kecamatan. Kita bisa mengambil kebijakan sendiri sesuai kondisi daerah masing-masing. ,” kata Bupati usai rapat koordinasi musrenbang, kemarin (10/6).

Bupati menjelaskan, mekanisme tatap muka merupakan sistem bersama. Artinya, setengah dari siswa belajar tatap muka, sisanya belajar dari rumah.

“Yang di rumah bukan libur, tapi punya tugas masing-masing. Sama seperti di sekolah. Yang terpenting sekarang adalah memiliki keberanian untuk mengambil keputusan itu. Apapun resikonya, mari kita bersama-sama mencegah penyebaran virus Covid-19 ini. Saya kira tidak bertentangan dengan pemerintah pusat,” ujarnya.

Baca:  Sita Sabu Senilai Rp 250 Juta

Di sisi lain, vaksinasi terhadap guru yang masuk kategori PNS terus dilakukan. Sebelumnya, beberapa guru telah menerima vaksin Sinovac dosis pertama untuk memperkuat kekebalan terhadap Covid-19.

“Diprioritaskan untuk guru yang akan melakukan tatap muka sudah dilakukan. Untuk pemberian vaksin melalui pelayanan kesehatan di masing-masing Puskesmas,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar Purwati.

Sejauh ini, 83.375 orang di Kabupaten Karanganyar telah menerima vaksin dosis pertama. Sedangkan dosis kedua sebanyak 45.799 orang. Secara rinci tenaga kesehatan untuk dosis pertama sebanyak 3.693 orang dan yang kedua sebanyak 3.570 orang.

Untuk petugas pelayanan publik, termasuk guru, dosis pertama menargetkan 35.214 orang. Kemudian dosis kedua sebanyak 18.523 orang. Terakhir, kategori lansia, dengan dosis pertama 44.469 orang, dosis kedua 23.706 orang. (rud / adi / ria)

Baca:  Klaster Halalbihalal Dusun Plosoarum Meluas, 57 Warga Terpapar Covid

.

Komentar