Buntut Klaster Tamu Hajatan di Kudus, 2 Dusun di Wonogiri Diisolasi

by -28 views
Buntut Klaster Tamu Hajatan di Kudus, 2 Dusun di Wonogiri Diisolasi

WONOGIRI – Warga Dusun Gedawung, Desa Saradan, Kabupaten Baturetno tidak bisa bergerak bebas seperti dulu. Pasalnya, desa setempat sedang menjalani karantina provinsi menyusul puluhan warga yang dinyatakan positif Covid-19 usai menghadiri hajatan di Kudus.

Sejumlah akses keluar masuk dusun setempat ditutup. Hanya satu poin yang tersisa. Hal ini untuk mencegah masyarakat berkeliaran hingga berpotensi menyebarkan Covid-19. Selain itu, di jalan utama Dusun Gedawung juga telah didirikan posko pengawasan dan logistik.

“Isolasi lokal di Dusun Gemawang ini untuk memudahkan warga masuk dan keluar desa. Kebetulan yang terdampak (terkena Covid-19) berada dalam satu RT,” kata Kepala Desa Saradan Suparjo, Jumat (11/6).

Baca:  Pria Asal Purwantoro Tega Gagahi Anak Teman Sendiri

Relawan dan warga lain yang bersertifikat sehat berada di kantor setempat. Mereka merekam warga yang masuk dan keluar kebun untuk memudahkan pemantauan pergerakan mereka.

“Pos logistik ini digunakan sebagai pusat distribusi kebutuhan warga yang menjalani isolasi. Bantuan datang dari pemerintah desa, beberapa pihak lain,” jelasnya.

Suparjo menegaskan isolasi lokal bukan untuk menakut-nakuti penduduk, tetapi untuk meningkatkan kesadaran akan situasi pandemi. “Kami juga berupaya agar warga yang berada dalam isolasi tidak mengalami depresi psikologis,” katanya.

Sementara itu, warga di Kecamatan Paranggupito yang dinyatakan positif Covid-19 usai mengikuti hajatan di Kudus berasal dari Desa Ketos. Tercatat delapan orang terpapar dan tersebar di Dusun Tlahap, Blimbing, dan Ngranti.

Baca:  Penumpang Bus Terminal Klaten Dites GeNose Gratis, Hanya 20 Orang/Hari

Kepala Desa Ketos Sukatno mengatakan, seluruh kebutuhan logistik warga yang menjalani isolasi dipenuhi oleh pemerintah desa. Pengawasan dilakukan secara ketat sesuai prosedur penanganan Covid-19 dengan tetap menjalankan instruksi dari Bupati Wonogiri yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Wonogiri. (al/wa/ria)

.

Komentar