Pembuatan Desain Koridor Gatsu-Ngarsopuro Tak Akan Diam-Diam

by -25 views
Pembuatan Desain Koridor Gatsu-Ngarsopuro Tak Akan Diam-Diam

SOLO – Rencana Perluasan Gatot Subroto (Gatsu) -Koridor Ngarsopuro untuk budaya kreatif dan ekonomi terus dicanangkan. Pada bulan Oktober tahun ini, desain selesai diikuti dengan lelang. Selanjutnya, pada awal 2022 konstruksi dimulai.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Surakarta Endah Sitaresmi mengatakan, pihaknya telah mengundang para pegiat pariwisata, budaya, dan masyarakat untuk membahas penataan koridor tersebut. Hal ini penting mengingat penataan Koridor Gatsu-Ngarsopuro menggunakan pendekatan budaya dan ekonomi kreatif.

“Diskusi dan desain ini hanya penyemangat. Kami tidak akan membuat desain tanpa komunikasi dengan masyarakat. Makanya kami mengadakan forum diskusi ini agar penataannya sesuai dengan keinginan masyarakat,” jelasnya dalam grup diskusi forum bersama elemen masyarakat, pegiat pariwisata, dan budaya, kemarin (10/6).

Baca:  Pemkab Wonogiri Siapkan Rp 23 M untuk Insentif Nakes

Pemkot merasa perlu berkomunikasi dengan berbagai pihak agar penataan ke depan bisa sejalan dengan potensi lokal dalam menghasilkan ekonomi kreatif. Desa wisata ini hanya bagian dari rencana pembangunan Koridor Garsu-Ngarsopuro. Sebab, nantinya akan menyentuh kegiatan masyarakat di Desa Kemlayan, Keprabon, dan Timuran.

Kegiatan ini terus dilakukan untuk melengkapi persiapan. Mengingat rencana itu harus selesai pada Oktober tahun ini dan awal 2022, maka bisa digarap. Pendanaan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Diskusi dengan masyarakat ini untuk memetakan hal-hal yang bisa menarik wisatawan. Sehingga bisa lebih berkesinambungan antara rencana pemerintah dengan keinginan masyarakat,” ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Surakarta, Agus Santoso menambahkan, pengembangan Koridor Gatsu-Ngarsopuro dan sekitarnya memiliki potensi besar, terutama dalam sejarah dan budaya masyarakat.

Baca:  Kartini SMP Birrul Walidain Muhammadiyah Berbagi Takjil

“Dari segi budaya dan sejarah jelas banyak ragamnya. Kemudian ini digabung dengan Koridor Gatsu-Ngarsopuro. Jangan sampai pembangunan ke depan benar-benar membahayakan masyarakat,” ujarnya. (ves / bun / ria)

.

Komentar