Padahal sudah Divaksin 2 Dosis

by -23 views
Padahal sudah Divaksin 2 Dosis

KLATEN – Kelompok kantor kembali muncul di Pemerintah Kabupaten Klaten. Kali ini, tujuh pegawai negeri sipil (PNS) Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Klaten dinyatakan positif Covid-19.

Awalnya ada pegawai berinisial I di ruang kerja akuntansi yang terasa panas pada Jumat (4/6). Setelah dites Covid-19, ternyata saya dinyatakan positif Covid-19. Kemudian dilakukan pendeteksian, ada 55 karyawan yang kontak dekat. Hasilnya enam pekerja dari sektor aset positif Covid-19, Senin (7/6) lalu.

“Saat ini, khususnya pekerja di sektor aset, jumlahnya mencapai 20 orang melakukan work from home (WFH). Hal ini dilakukan untuk memutus jaringan distribusi Covid-19. Padahal hasil tes Covid-19 mereka negatif,” jelas Kepala BPKD Klaten Muh Himawan Purnomo, Kamis (10/6).

Baca:  Pemkab Klaim 80 Persen Jalan di Sukoharjo dalam Kondisi Baik

Himawan menjelaskan, saya dan pegawai BPKD lainnya yang dinyatakan positif Covid-19 menjalani penahanan terpusat yang diberikan Pemkab Klaten. Staf lainnya diisolasi di rumah.

“Jadi ada dua pegawai yang di isolasi di Hotel Edotel. Secara khusus pegawai awal saya tahu protokol kesehatan (prokes), jadi dia memilih untuk mengisolasi diri di Hotel Edotel. Sementara pegawai yang lain berada di rumahnya masing-masing. semua dalam kondisi baik,” jelasnya.

Seluruh pegawai BPKD tetap mengajukan 50 persen work from the office (WFO) dan 50 persen work from home (WFH) setiap hari. Hal ini sesuai dengan instruksi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten.

“Mengenai sumber paparannya saya tidak tahu. Namun pasien berinisial I dan pegawai bersertifikat lainnya memiliki mobilitas tinggi dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Baca:  Pemkab Boyolali Izinkan Tarawih & Iktikaf di Masjid: Bukber Boleh

Dia menambahkan, tujuh karyawan yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 telah divaksinasi dua kali. Dosis kedua vaksin disuntikkan Ramadhan lalu. Namun kali ini ia masih terjangkit virus Covid-19.

“Setelah kasus Covid-19, kini setiap hari disemprot disinfektan. Ini dilakukan sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten Cahyono Widodo menjelaskan, pihaknya telah menindaklanjuti tujuh pegawai BPKD yang dinyatakan positif Covid-19. Meski begitu, pihaknya belum mengetahui sumber awal yang menyebabkan ketujuh pekerja tersebut terbongkar.

“Ya kita tunggu saja hasil tracking dan search selanjutnya. Memang benar ada tujuh pekerja yang terpapar. Tapi belum diketahui dari mana mereka berasal,” katanya.

Menanggapi tujuh pekerja yang sudah divaksinasi namun masih terpapar Covid-19, Cahyono menegaskan tujuan pemberian vaksin itu untuk mencegah paparan. Meski begitu, tidak ada jaminan 100 persen bahwa Anda tidak akan terpapar, jadi Anda tetap menerapkan prosedur dengan ketat. (ren / adi / ria)

Baca:  Empat Pilar Kebangsaan Wujudkan Harapan Bangsa 

.

Komentar