PKB Klaten Optimis Raih 10 Kursi DPRD

by -26 views
PKB Klaten Optimis Raih 10 Kursi DPRD

KLATEN – Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Klaten menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) di Gedung Sunan Pandanaran, RSPD Klaten, Sabtu (12/6). Salah satu keputusan dalam Musercab adalah mengangkat Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) atau Gus Ami sebagai calon presiden (Capres) 2024.

“Hasil Muskercab PKB Klaten mengusulkan agar Gus Ami diangkat menjadi capres pada 2024. Sudah resmi dan sah kami putuskan dalam Muskercab ini,” jelas Ketua DPC PKB Klaten, Bambang Susanto.

Selanjutnya, sebagai bentuk dukungan DPC PKB Klaten kepada Cak Imin sebagai calon presiden tahun 2024, dibentuk Gus Ami Task Force. Satgas tersebut telah dikukuhkan oleh Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPW) PKB Jateng KH M Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf. Kemudian, satgas akan bertugas mensosialisasikan Gus Ami sebagai calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang.

Baca:  Beraksi Dengan Suami, Ibu Rumah Tangga Sikat Hp dan Sepeda Angin

“Dengan empat kursi di DPRD Klaten, diharapkan bisa terus bergerak dengan meningkatkan target pengambilalihan menjadi delapan kursi pada pemilu mendatang. Apalagi dia bersyukur jika kemudian memperebutkan 10 kursi. Namun semua itu butuh kerja keras semua pihak. , dari kader hingga pengurus partai,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Jateng KH M Yusuf Chudlori mengatakan pencalonan Gus Ami pada Pilpres 2024 sangat mungkin dilakukan. Apalagi, PKB sendiri memperoleh 11 persen suara nasional.

“Yang tidak berpartai berani mencalonkan diri. Apalagi Gus Ami adalah ketua umum partai. Karena itu, kita harus yakin. Gus Ami adalah kader terbaik,” ujarnya.

Gus Yusuf mengungkapkan DPC PKB Klaten sudah mulai mencalonkan Gus Ami sebagai capres pada 2024. Nantinya, seluruh DPC PKB di Jateng akan menyusul. Termasuk pembentukan Gus Ami yang dinilai memiliki peran penting dan strategis dalam menjangkau masyarakat dari pintu ke pintu.

Baca:  Pemkab Klaten Siap Hadapi Skenario Terburuk Pascalebaran

Ia menyadari bahwa perolehan suara PKB secara nasional belum mampu memunculkan calon secara mandiri. Perlu koalisi dengan partai lain sehingga memilih menunggu kebijakan DPP PKB ke depan dengan melihat dinamika yang ada. Termasuk siapa yang akan menjadi pasangan Gus Ami di Pilpres mendatang.

“DPP PKB selama ini membuat kebijakan yang tepat dalam tiga pemilihan presiden. Kami selalu menjadi pihak yang memutuskan untuk menang,” pungkasnya. (ren / oh)

.

Komentar