Sruti Respati Luncurkan Lagu Keroncong Berbahasa Jepang

by -17 views
Sruti Respati Luncurkan Lagu Keroncong Berbahasa Jepang
– Iklan Desktop –

PENYANYI keroncong multitalenta Sruti Respati merilis dua lagu baru berjudul Taiyou (matahari dalam bahasa Jepang) dan bintang. Pengerjaan ini diharapkan dapat meningkatkan moral masyarakat di tengah wabah Covid-19.

“Sejak wabah muncul, saya telah melihat banyak keresahan. Rasanya seperti alam semesta sedang berhibernasi dan memulihkan energi dari kelelahan yang berkepanjangan. Matahari terus bersinar dan bintang-bintang terus menerangi malam dan menabur benih-benih mimpi dan harapan, ” kata Sruti dalam pertemuan itu. pribadi di Warung Bakmi Jawa milik Endah Laras di Gentan, Baki Sukoharjo, Jumat (18/6).

Sruti merasa bahwa manusia sedang dibersihkan, dipulihkan, dimurnikan, dan diberi energi untuk menjadi baru. Dengan menyatu dengan alam, manusia akan menjadi kekuatan bagi alam semesta untuk menopang kehidupan.

Baca:  Persis Solo Raja IFeL 2 Musim Ini

“Ini juga merupakan berkah bagi saya karena saya diberi kesempatan untuk menghargai alam semesta melalui karya saya Taiyou dan bintang,” jelasnya.

Lagu Taiyou sebenarnya sudah disiapkan sejak akhir tahun 2019 oleh Robertus Grassianus “Good”. Sruti diminta menyanyikan lagu tersebut namun terkendala oleh pandemi Covid-19. “Akhirnya baru terealisasi tahun ini. Saya dibantu teman di Jepang, Kayo Kimura, menerjemahkan lirik ke bahasa Jepang,” jelas Sruti.

Untuk lagu Bintang-Bintang, Sruti sudah memperkenalkannya sejak tahun 2020 dan baru saja dirilis.meluncurkan Tahun ini. Dalam lagu ini, Sruti berkolaborasi dengan Saka Praja Kempot, putra mendiang Didi Kempot, pemain bus Bintang Indrianto, dan seniman asal Jogja Nasirun.

Baca:  Masuk Zona Merah, Wisata di Wonogiri Bisa Ditutup Lagi

Saka mengaku bangga bisa bekerja sama dengan Sruti respati. Meskipun sebelumnya sulit untuk mempelajari lagu-lagu keroncong karena banyak nada tinggi menjadi rendah. “Awalnya saya bingung, tapi akhirnya saya paham,” jelasnya.

Saling menyemangati, Sruti terkesan dengan bakat Saka karena ia memiliki ingatan yang kuat dan penguasaan lagu keroncong yang luar biasa. “Malam itu Saka baru dengar lagunya, besoknya mulai syuting. Artinya dia cepat menyesuaikan diri,” kata Sruti.

Pencipta lagu Taiyou Robertus Grassianus Bagus Suryo Guritno mengatakan lagu Taiyou berisi lirik lagu Jepang. “Karena keroncong Jawa banyak, kami mencoba yang lain, yaitu Jepang. Saya mengarang lagu selama dua jam. Kalau latihan, butuh waktu untuk menguasainya,” katanya. (ryn/wa/ria)

Baca:  Manajemen PO Hanya Beri Tali Asih Rp 10 Juta, Keluarga Korban tak Puas

Komentar