SDIT Jumapolo Maju Lomba Pesta Siaga Kwarda Jateng

by -9 views
SDIT Jumapolo Maju Lomba Pesta Siaga Kwarda Jateng
– Iklan Desktop –

KARANGANYAR Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Jumapolo mewakili Cabang Kwartir (Kwarcab) Karanganyar. Pergi ke kompetisi Partai Peringatan Kuartal Daerah (Kwarda) di Jawa Tengah (Jawa Tengah). Kontes dimulai 12-19 Juni online atau on line melalui Zoom Rapat Awan. Diwakili oleh seorang pria barung dan seorang wanita barung.

SDIT Jumapolo terpilih setelah menjadi juara pertama Festival Notification Competition tingkat Kwarcab Karanganyar untuk kategori Barung putra. Dan juara kedua Barung Putri.

“Masing-masing Barung terdiri dari delapan siswa, berusia di bawah 10 tahun. Kami ambil dari kelas II dan III,” kata Wakil Ketua SDIT Jumapolo Sriyadi kepada Jawa Pos Radar Solo, Sabtu (19/6).

Pesta kesiapan digelar secara daring karena merebaknya wabah COVID-19. Diisi dengan permainan bersama, keterampilan pramuka berupa kelompok pramuka yang sudah jadi. Diantaranya adalah tempat bermain, ketakwaan, kecerdikan, dan sebagainya.

Baca:  Bubarkan Balap Liar, Sikat Puluhan Motor 

“Sistemnya online. Festival Kwarda Jawa Tengah see hidup. Tapi untuk akurasi, kami terus merekam. Jadi, misalnya seseorang tidak jujur, itu bisa dilihat dari Zoom Rapat Awan dan perekaman video,” ujarnya.

Persiapan jelang kompetisi, tidak ada kendala berarti. “Alhamdulillah komunikasi dengan orang tua peserta berjalan lancar. Kami akan memberi tahu Anda melalui Ada apa. Jadi anak-anak akan dijemput saat latihan. Setelah itu pulang. Itu protokol kesehatannya,” ujarnya.

Selama pelatihan, siswa dibimbing oleh 49 guru dan staf. “Semua orang adalah pelatih. Namun, untuk setiap kegiatan, pasti ada penanggung jawab. Termasuk pesta persiapan ini,” katanya.

Sementara itu, SDIT Jumapolo berharap dapat mengikuti Jambore tersebut. “Festival Siaga sepertinya berhenti di Kwarda, Jawa Tengah. Kalau tingkat nasional seperti jambore, kami belum punya pengalaman. Ya semoga bisa mengikuti,” harapnya. (ni / fer)

Baca:  Hadapi Pemudik, Stok Alat Rapid Antigen Dinkes Karanganyar Menipis

KARANGANYAR Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Jumapolo mewakili Cabang Kwartir (Kwarcab) Karanganyar. Pergi ke kompetisi Partai Peringatan Kuartal Daerah (Kwarda) di Jawa Tengah (Jawa Tengah). Kontes dimulai 12-19 Juni online atau on line melalui Zoom Rapat Awan. Diwakili oleh seorang pria barung dan seorang wanita barung.

SDIT Jumapolo terpilih setelah menjadi juara pertama Festival Notification Competition tingkat Kwarcab Karanganyar untuk kategori Barung putra. Dan juara kedua Barung Putri.

“Masing-masing Barung terdiri dari delapan siswa, berusia di bawah 10 tahun. Kami ambil dari kelas II dan III,” kata Wakil Ketua SDIT Jumapolo Sriyadi kepada Jawa Pos Radar Solo, Sabtu (19/6).

Pesta kesiapan digelar secara daring karena merebaknya wabah COVID-19. Diisi dengan permainan bersama, keterampilan pramuka berupa kelompok pramuka yang sudah jadi. Diantaranya adalah tempat bermain, ketakwaan, kecerdikan, dan sebagainya.

“Sistemnya online. Festival Kwarda Jawa Tengah see hidup. Tapi untuk akurasi, kami terus merekam. Jadi, misalnya seseorang tidak jujur, itu bisa dilihat dari Zoom Rapat Awan dan perekaman video,” ujarnya.

Baca:  Sambut Hari Bhayangkara Ke-75, Polresta Surakarta Gelar Donor Darah

Persiapan jelang kompetisi, tidak ada kendala berarti. “Alhamdulillah komunikasi dengan orang tua peserta berjalan lancar. Kami akan memberi tahu Anda melalui Ada apa. Jadi anak-anak akan dijemput saat latihan. Setelah itu pulang. Itu protokol kesehatannya,” ujarnya.

Selama pelatihan, siswa dibimbing oleh 49 guru dan staf. “Semua orang adalah pelatih. Namun, untuk setiap kegiatan, pasti ada penanggung jawab. Termasuk pesta persiapan ini,” katanya.

Sementara itu, SDIT Jumapolo berharap dapat mengikuti Jambore tersebut. “Sepertinya Ready Festival berhenti di Kwarda, Jawa Tengah. Kalau tingkat nasional seperti jambore, kami belum punya pengalaman. Ya semoga bisa mengikuti,” harapnya. (ni / fer)

Komentar