Pengurus RT Jadi Tim Tracer, Rumah Warga Isoman Dipasangi Pamflet

by -3 views
Pengurus RT Jadi Tim Tracer, Rumah Warga Isoman Dipasangi Pamflet
– Iklan Desktop –

SUKOHARJO – Pemerintah pusat hingga tingkat RT bahu-membahu menangani penyebaran Covid-19. Seperti yang dilakukan oleh Desa Gayam Kabupaten Kota Sukoharjo dengan membentuk suatu angkatan detektor untuk mempercepat deteksi pasien Covid-19 dan kontak dekatnya.

Pasukan detektor melibatkan pengurus 43 RT di Desa Gayam. “Hari ini kami memberikan pelatihan. Menghadirkan lima perwakilan pengurus RT, sisanya online,” jelas Kepala Desa Gayam Havid Danang, Selasa (22/6).

Pasukan detektor dibentuk menyusul eskalasi kasus Covid-19 di Desa Gayam. Mereka bertugas mengumpulkan data warga, tersangka, dan kontak dekat yang tersertifikasi positif Covid-19.

Rumah warga yang dinyatakan positif Covid-19 dilampirkan selebaran bertuliskan Keluarga ini sendirian dengan jadwal isolasi.

Baca:  Dulu Kumuh, Kini Cekdam Giriwoyo Jadi Taman Indah

“Kami sengaja melibatkan RT karena mereka tahu persis keadaan warga. Jadi ketua RT memiliki peran penting dalam melacak hasil yang hasilnya dilaporkan ke gugus tugas Covid-19 di tingkat desa,” kata Havid.

Setiap RT diberi lowongan jalur terkonfirmasi positif Covid-19 berisi nama pasien, nomor telepon selular, Iya menggosok, tanggal dan tempat menggosok, keluhan pasien, serta data kontak dekat.

Lowongan ditempatkan di teras rumah dan diisi secara mandiri oleh pasien yang bersangkutan dengan dipandu oleh ketua RT virtual. Selesai, blanko difoto dan dikirim melalui aplikasi Ada apa ke tim detektor untuk direkam.

Untuk total kasus Covid-19 di Desa Gayam, Havid mengatakan ada 16 kasus aktif. Dua orang dirawat di rumah sakit di fasilitas kesehatan tersebut, sisanya menjalani isolasi. Sementara itu, akumulasi kasus positif Covid-19 di desa setempat sebanyak 222 kasus. Dari jumlah itu, 11 orang meninggal.

Baca:  Bupati Sragen Blusukan, Minat Vaksinasi Langsung Naik

“Kasus positif Covid-19 di Desa Gayam terus bertambah. Hari ini ada 50 warga yang menggosok PCR di Puskesmas karena erat hubungannya dengan pasien positif Corona,” jelas mantan Pelaksana Tugas (Plt) Kecamatan Kota Sukoharjo itu. (kwl/wa/ria)

Komentar