Tak Mahir Berenang, Romi pun Meninggal Dunia di Sungai Kedung Bandung

by -7 views
Tak Mahir Berenang, Romi pun Meninggal Dunia di Sungai Kedung Bandung
– Iklan Desktop –

WONOGIRI – Nasib sial menimpa Romi Andreas Bintang Pratama, 13 tahun, warga Dusun Weru RT 04 RW 04 Desa Gondangsari, Kecamatan Jatisrono. Ia meninggal setelah tenggelam di Sungai Kedung, Bandung, tidak jauh dari tempat tinggalnya.

“Kejadiannya tadi pagi, sekitar pukul 07.30,” kata Humas Polres Wonogiri Aipda Iwan Sumarsono yang mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing, Kamis (24/6).

Iwan menjelaskan, kejadian bermula saat korban dan adiknya yang berusia lima tahun sedang bermain di Sungai Kedung, Bandung. Mereka berdua meninggalkan rumah sekitar pukul 06.30.

Sesampai di lokasi, korban yang masih berstatus pelajar langsung berenang di sungai. Sementara itu, saudara perempuan korban sedang menunggu saudara laki-lakinya di tepi sungai.

“Tak lama kemudian, korban tenggelam. Kakak korban lari kembali ke rumahnya, melapor ke keluarganya,” katanya.

Baca:  Klaster Keluarga di Karanganyar Masih Mendominasi

Pihak keluarga pun langsung melaporkan hal tersebut kepada warga sekitar yang kemudian diteruskan ke Polsek Jatisrono. Sejumlah warga dan polisi serta Koramil juga menggeledah sungai tersebut. Tak lama kemudian, korban ditemukan.

“Saat ditemukan, sudah meninggal. Langsung dibawa ke rumahnya dan dilakukan autopsi oleh tim medis UPTD Puskesmas 1 Jatisrono,” katanya.

Selama pemeriksaan, rektum korban mengeluarkan feses. Selain itu, hidung korban keluar air dan darah. Tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Dengan ditemukannya tanda-tanda tersebut, dapat disimpulkan bahwa korban meninggal hanya karena tenggelam di sungai.

“Korban tidak pandai berenang hingga tenggelam dan meninggal dunia,” imbuh Iwan. (al / bendungan)

WONOGIRI – Nasib sial menimpa Romi Andreas Bintang Pratama, 13 tahun, warga Dusun Weru RT 04 RW 04 Desa Gondangsari, Kecamatan Jatisrono. Ia meninggal setelah tenggelam di Sungai Kedung, Bandung, tidak jauh dari tempat tinggalnya.

Baca:  Jaguar Buka Pemesanan F-Pace SVR, Berapa Harganya?

“Kejadiannya tadi pagi, sekitar pukul 07.30,” kata Humas Polres Wonogiri Aipda Iwan Sumarsono yang mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing, Kamis (24/6).

Iwan menjelaskan, kejadian bermula saat korban dan adiknya yang berusia lima tahun sedang bermain di Sungai Kedung, Bandung. Mereka berdua meninggalkan rumah sekitar pukul 06.30.

Sesampai di lokasi, korban yang masih berstatus pelajar langsung berenang di sungai. Sementara itu, saudara perempuan korban sedang menunggu saudara laki-lakinya di tepi sungai.

“Tak lama kemudian, korban tenggelam. Kakak korban lari kembali ke rumahnya, melapor ke keluarganya,” katanya.

Pihak keluarga pun langsung melaporkan hal tersebut kepada warga sekitar yang kemudian diteruskan ke Polsek Jatisrono. Sejumlah warga dan polisi serta Koramil juga menggeledah sungai tersebut. Tak lama kemudian, korban ditemukan.

Baca:  Tupai King | Radar Solo

“Saat ditemukan, sudah meninggal. Langsung dibawa ke rumahnya dan dilakukan autopsi oleh tim medis UPTD Puskesmas 1 Jatisrono,” katanya.

Selama pemeriksaan, rektum korban mengeluarkan feses. Selain itu, hidung korban keluar air dan darah. Tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Dengan ditemukannya tanda-tanda tersebut, dapat disimpulkan bahwa korban meninggal hanya karena tenggelam di sungai.

“Korban tidak pandai berenang hingga tenggelam dan meninggal dunia,” imbuh Iwan. (al / bendungan)

Komentar