Tak Penuhi Syarat Ini, Jangan Harap Bisa Masuk Kawasan Kota Sukoharjo

by -2 views
Tak Penuhi Syarat Ini, Jangan Harap Bisa Masuk Kawasan Kota Sukoharjo

SUKOHARJO – Pegawai sektor penting dan kritis mendapat dispensasi dalam pelaksanaan pembatasan kegiatan darurat masyarakat (PPKM). Mereka dapat menyeberang di lokasi penyumbatan dengan menunjukkan surat perjalanan dari agensi mereka.

Sebagai informasi, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Lalu Lintas Polres Sukoharjo memblokir sejumlah aksi, antara lain simpang tiga Ngasem, Tugu Kartasura, Jalan Slamet Riyadi Kartasura, Jalan Ir Soekarno Solo Baru, Simpang Tiga Langenharjo, Pertigaan Bulakrejo.

Selanjutnya simpang lima menuju Dataran Satya Negara. Simpang empat menuju kantor kejaksaan, simpang empat menuju Dataran Satya Negara, simpang RS Ir Soekarno, Terminal tiga Sukoharjo, simpang Jombor dan jalan Pattimura.

“Kendaraan diblokir dan diarahkan menjauh dari perkotaan. Jadi, hanya yang penting (pengguna jalan) yang bisa lewat,” kata Kepala Otoritas Transportasi Sukoharjo Toni Sri Buntoro, Selasa (20/7).

Baca:  Antara Persis & AHHA PS Pati, ke Mana eks Bomber Persib Berlabuh?

Selain dipasang penghalang air, di lokasi isolasi juga diawasi oleh petugas gabungan. Hal ini untuk mengurangi pergerakan warga, dengan harapan penyebaran Covid-19 dapat dikendalikan.

“Dengan menyeberang jalan itu berputar-putarKami berharap pergerakan orang akan berkurang,” katanya.

Partisi ini difokuskan pada area bisnis yang berpotensi menjadi tempat keramaian. Ini termasuk Solo Baru, Grogol; wilayah perkotaan/kabupaten; dan Kartasura.

“Tapi bagi pekerja sektor penting dan kritis bisa melalui pos pemeriksaan di pertigaan Bulakrejo dan pertigaan terminal Joho dengan menunjukkan surat perjalanan yang masih berlaku. Sekatnya sudah ditebalkan dengan bambu sehingga tidak bisa dibuka,” kata Toni. (kw/wa)

SUKOHARJO – Pegawai sektor penting dan kritis mendapat dispensasi dalam pelaksanaan pembatasan kegiatan darurat masyarakat (PPKM). Mereka dapat menyeberang di lokasi penyumbatan dengan menunjukkan surat perjalanan dari agensi mereka.

Baca:  Respons Hidung | Radar Solo

Sebagai informasi, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Lalu Lintas Polres Sukoharjo memblokir sejumlah aksi, antara lain simpang tiga Ngasem, Tugu Kartasura, Jalan Slamet Riyadi Kartasura, Jalan Ir Soekarno Solo Baru, Simpang Tiga Langenharjo, Pertigaan Bulakrejo.

Selanjutnya simpang lima menuju Dataran Satya Negara. Simpang empat menuju kantor kejaksaan, simpang empat menuju Dataran Satya Negara, simpang RS Ir Soekarno, Terminal tiga Sukoharjo, simpang Jombor dan jalan Pattimura.

“Kendaraan diblokir dan diarahkan dari perkotaan. Jadi hanya yang penting (pengguna jalan) saja yang bisa lewat,” kata Kepala Dishub Sukoharjo Toni Sri Buntoro, Selasa (20/7).

Selain dipasang penghalang air, di lokasi isolasi juga diawasi oleh petugas gabungan. Hal ini untuk mengurangi pergerakan warga, dengan harapan penyebaran Covid-19 dapat dikendalikan.

Baca:  Harga Pangan Dunia Turun pada Juni, FAO: Kali Pertama dalam Setahun

“Dengan menyeberang jalan itu berputar-putarKami berharap pergerakan orang akan berkurang,” katanya.

Partisi ini difokuskan pada area bisnis yang berpotensi menjadi tempat keramaian. Ini termasuk Solo Baru, Grogol; wilayah perkotaan/kabupaten; dan Kartasura.

“Tapi bagi pekerja sektor penting dan kritis bisa melalui pos pemeriksaan di pertigaan Bulakrejo dan pertigaan terminal Joho dengan menunjukkan surat perjalanan yang masih berlaku. Isolasinya sudah ditebalkan dengan bambu sehingga tidak bisa dibuka,” kata Toni. (kw/wa)

Komentar