INDONESIAONLINE – Program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali menjadi perbincangan publik setelah muncul polemik alumni yang disebut tidak kembali ke Indonesia. Di tengah sorotan tersebut, sejumlah figur publik diketahui pernah menjadi penerima beasiswa pendidikan dari pemerintah tersebut.
LPDP merupakan skema pendanaan studi bagi warga Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi, terutama di luar negeri. Selain menanggung biaya kuliah, program ini dirancang sebagai investasi negara untuk mencetak sumber daya manusia unggul. Penerima beasiswa LPDP memiliki kewajiban kembali dan mengabdi di tanah air setelah menyelesaikan studi.
Belakangan, isu LPDP mencuat setelah pasangan alumni yang menetap di Inggris menuai kontroversi karena pernyataan terkait kewarganegaraan anak mereka. Dwi Sasetyaningtyas dengan bangga memamerkan dokumen kewarganegaraan Inggris bagi anak keduanya dengan mengatakan, “Cukup aku WNI, anak jangan.”
Ucapan yang dianggap merendahkan status WNI itu viral dan menyulut sorotan luas. Selain dianggap merendahkan status WNI, Dwi juga dianggap sombong dan tidak tahu terima kasih karena dia pernah menerima beasiswa LPDP saat kuliah S2 di Belanda.
Ucapan itu pun membuat netizen menguliti kiprah Dwi dan suaminya, Arya Iwantoro, yang juga penerima beasiswa LPDP. Bahkan, diketahui Arya Iwantoro belum memenuhi kewajiban mengabdi di Indonesia sehingga pengelola LPDP meminta kembali dana beasiswa yang mencapai miliaran rupiah.
Bukan hanya kepada Arya Iwantoro. Pemerintah menegaskan kewajiban pengembalian dana bagi penerima beasiswa LPDP yang melanggar komitmen.
Di luar polemik tersebut, beberapa artis hingga anak tokoh nasional tercatat sebagai awardee (penerima beasiswa) LPDP.
Figur Publik Penerima LPDP
– Maudy Ayunda
Menempuh studi S2 di Stanford University, Amerika Serikat, dan meraih gelar ganda MBA serta MA bidang pendidikan.
– Tasya Kamila
Melanjutkan studi master of public administration di Columbia University dan lulus cum laude pada 2018.
– Isyana Sarasvati
Menyelesaikan studi magister musik di Royal College of Music, Inggris.
– Gita Gutawa
Kuliah S2 di London School of Economics and Political Science dengan jurusan Culture and Society.
– Acha Septriasa
Mendapat dukungan LPDP untuk studi di Limkokwing University of Creative Technology jurusan Mass Communication (beasiswa parsial).
– Alyssa Soebandono
Menempuh pendidikan media communications di Monash University sebagai penerima LPDP.
– Mutiara Annisa Baswedan
Putri mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini lolos LPDP 2025 dan melanjutkan S2 di Harvard University, tepatnya Harvard Graduate School of Education bidang education policy and analysis.
Program LPDP sendiri mensyaratkan penerimanya kembali ke Indonesia setelah studi selesai. Karena itu, setiap pelanggaran komitmen dapat berujung sanksi, termasuk kewajiban pengembalian dana beasiswa. (ars/hel)
