INDONESIAONLINE – Dua ajang tenis terbuka berskala nasional bakal berlangsung di Bali pada Oktober hingga November 2026. Turnamen tersebut masing-masing memperebutkan Piala Bupati Badung dan Piala Gubernur Bali dengan total uang pembinaan mencapai Rp210 juta.
Turnamen Piala Bupati Badung dijadwalkan berlangsung pada 15-26 Oktober 2026. Sementara, ajang bertajuk Bali Open Tournament Tennis 2026 untuk memperebutkan Piala Gubernur Bali akan digelar pada 4-13 November 2026.
Piala Bupati Badung menyediakan total hadiah uang pembinaan sebesar Rp110 juta. Adapun Piala Gubernur Bali menyiapkan uang pembinaan dengan total Rp100 juta, ditambah piagam penghargaan serta hadiah lainnya.
Pertandingan akan dipusatkan di dua lokasi, yakni lapangan tenis GOR Ngurah Rai, Jalan Angsoka, dan lapangan tenis GOR Lumintang, Jalan Gatot Subroto, Denpasar.
Gelaran Piala Bupati Badung tahun ini menjadi pelaksanaan yang kedua. Pada penyelenggaraan sebelumnya, nomor yang dipertandingkan masih terbatas pada kategori junior untuk peserta dari Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Pada edisi kedua ini, cakupan pertandingan diperluas. Kategori junior yang dipertandingkan meliputi kelompok umur (KU) 10, 12, 14, dan 16 tahun untuk putra dan putri. Selain itu, tersedia nomor senior tunggal dan ganda terbuka nasional.
Kabid Humas Pelti Pengkab Badung Roy Emerson Hidiya mengatakan, kedua turnamen tersebut menjadi kesempatan bagi para petenis untuk mengembangkan sekaligus menunjukkan kemampuan di tingkat nasional. Menurut dia, kejuaraan tersebut juga menjadi bagian dari proses seleksi atlet dari berbagai provinsi di Indonesia sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan berlangsung di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Kami berharap turnamen kali ini lebih berkualitas, terutama turnamen Piala Gubernur Bali Open karena terdaftar sebagai TDP, yaitu turnamen yang diakui oleh Pelti sehingga para peserta berlomba mengejar poin peringkat nasional Pelti (PNP),” ujar Roy.
Selain menjadi wadah kompetisi, penyelenggara berharap kehadiran petenis nasional dalam dua turnamen tersebut turut memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat Bali, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Roy menyebut penyelenggaraan kejuaraan tenis tersebut sekaligus diarahkan untuk mendukung pengembangan sport tourism di Bali. Para atlet yang datang bertanding diharapkan tidak hanya mengikuti kompetisi, tetapi juga mengajak keluarga untuk menikmati berbagai destinasi wisata di Pulau Dewata.
“Kami berharap dengan ikut sertanya para petenis nasional bisa mendongkrak dan membangkitkan ekonomi, khususnya UMKM Bali, lewat sport tourism. Mereka bisa bertanding sekaligus mengajak keluarganya untuk bisa berwisata ke Bali,” katanya.
Bagi petenis yang ingin mengikuti turnamen, informasi dan pendaftaran dapat diperoleh melalui WhatsApp di nomor 0813338451380, 081999950470, dan 0811386633. Pendaftaran juga dapat dilakukan melalui pemindaian barcode yang tercantum pada flyer turnamen.
Roy Emerson Hidiya yang juga menjabat sebagai pejabat analis kebijakan pada Dinas Perhubungan Pemkab Badung berharap kedua kejuaraan tersebut dapat berlangsung kompetitif sekaligus memberikan kontribusi bagi pembinaan tenis nasional. (hsa/hel)
