Terpengaruh Alkohol, Seorang Preman Bacok 2 Warga Hingga Terkapar

by -15 views

JOMBANGTIMES – Dua warga di Jombang mengalami luka bacok usai diserang preman kampung yang sedang mabuk. Aksi preman mengamuk dengan membawa clurit itu, memicu warga dan memassa pelaku.

Peristiwa itu terjadi di Dusun/Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang pada Kamis (21/01) sore. Pelaku bernama Joko Slamet (45), saat tiba-taba ngamuk dengan membawa clurit menyusuri jalan di RT 12 RW 03 desa tersebut.

Joko sendiri merupakan warga setempat, yang dikenal warga sebagai preman kampung yang kerap membuat onar. Sekitar pukul 17.00 WIB, ia mendatangi rumah Juwanto untuk mencari keponakannya bernama Edi Loyo dengan membawa clurit.

“Sebelumnya pelaku ini punya masalah dengan temannya bernama Edi Loyo itu, tapi ndak tahu masalahnya apa masih kita dalami. Yang jelas kondisi saat ngamuk itu, Joko dalam kondisi terpengaruh alkohol,” terangnya kepada wartawan, Jumat (22/01).

Baca:  Satlantas Polresta Malang Kota Panen Kendaraan Balap Liar di Akhir Pekan

Karena tidak menemukan Edi, pelaku lantas mengamuk di rumah Juwanto. Pelaku sempat mengancam nyawa Juwanto dengan mengalungkan clurit ke lehernya.

“Di situ terjadi insiden, Juwanto dikalungi clurit. Istri Juwanto berusaha melerai. Namun, Pelaku memegang kepala Juwanto dan menendangnya. Clurit itu mengenai leher belakang Juwanto hingga melukainya,” ungkap Yogas.

Setelah itu, kata Yogas, pelaku pergi dari rumah Juwanto. Pelaku terus mengamuk sembari berjalan mencari Edi dan masih membawa clurit. Sepanjang jalan, Joko terus mengamuk dengan mengayunkan cluritnya.

Aksi pelaku ini pun membuat warga ketakutan, sehingga banyak orang tidak berani keluar rumah. “Di jalan, pelaku merusak warung dan gerobak bakso milik warga,” ujarnya.

Baca:  Pelaku Tabrak Lari Ini Berhasil Dibekuk Polisi Berkat Rekaman CCTV

Aksi brutal Joko ini berlanjut di rumah warga setempat, Buhari (50). Joko tiba-tiba masuk rumah Buhari dan mengamuk. Buhari yang saat itu berusaha menenangkannya, turut menjadi korban amukan Joko.

“Joko dihalau dan didorong keluar rumah oleh Buhari. Saat didorong keluar itu, clurit Joko mengenai pelipis kiri Buhari. Karena itu, pelipis kiri Buhari mengalamu luka dan bersimbah darah,” kata Yogas.

Perbuatan Joko ini, lanjut Yogas, membuat geram warga di lokasi. Warga kemudian melumpuhkan Joko agar tidak berulah lagi. Joko akhirnya terkapar di di tengah jalan usai dimassa oleh warga.

“Warga banyak yang tahu kalau Buhari luka bersimbah darah. Itu kemudian memantik kemarahan warga. Warga kesal dan emosi, kemudian memassa pelaku hingga tak sadarkan diri,” bebernya.

Baca:  Jejak Para Kades Dalam OTT Saber Pungli, Pengurusan Tanah Selalu Rawan Pidana

Dari peristiwa itu, kedua korban dan pelaku dievakuasi ke RS Kristen Mojowarno, Jombang, untuk mendapatkan perawatan. Dari penyelidikan polisi, Joko mengamuk akibat terpengaruh alkohol. Joko telah ditetapkan sebagai tersangka.

Atas kejadian itu, polisi sudah menetapkan Joko sebagai tersangka. Barang bukti berupa clurit sepanjang 60 sentimeter juga telah disita polisi sebagai barang buktinya.

“Pelaku kita kenakan Pasal¬†351 ayat (1) dan Pasal 335 dan 406 KUHP tentang penganiayaan disertai pengancaman dan pengerusakan,” pungkasnya.(*)

 

(adi/pit)

Powered by WPeMatico