Beranda

Kejutan Lagi, Belanda Tersingkir lewat Drama Adu Penalti

Momen kesedihan Justin Kluivert setelah Belanda dikalahkan Maroko lewat adu penalti. (ap)

INDONESIAONLINE  – Kejutan tercipta lagi di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Setelah Paraguay mengalahkan Jerman, Maroko menciptakan kejutan dengan menyingkirkan Belanda. Sama dengan Jerman, Belanda pulang karena kalah  adu penalti.

Kemenangan tersebut memastikan Singa Atlas -julukan Maroko- melangkah ke babak 16 besar. Maroko akan menghadapi Kanada di babak berikutnya.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Monterrey, Guadalupe, Meksiko, Selasa (30/6/2026), itu berjalan sengit sejak menit awal. Belanda, yang lolos sebagai juara grup F dengan koleksi tujuh poin, menghadapi Maroko yang menjadi runner-up grup C dengan jumlah poin sama, hanya kalah selisih gol dari Brasil.

Sepanjang babak pertama, kedua tim saling bergantian menekan. Maroko sempat memperoleh dua peluang emas pada menit ke-19 dan ke-21, tetapi penyelamatan gemilang Bart Verbruggen membuat gawang Belanda tetap aman. Hingga turun minum, skor masih 0-0.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-72. Cody Gakpo memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti untuk membawa Belanda unggul 1-0 atas Maroko.

Saat kemenangan Belanda sudah di depan mata, Maroko berhasil memaksakan hasil imbang pada masa injury time. Tepat pada menit ke-90+1, Issa Diop menyundul umpan lambung Talbi untuk menggetarkan gawang Verbruggen dan mengubah skor menjadi 1-1.

Skor tersebut bertahan hingga waktu normal usai sehingga pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan 2 x 15 menit. Maroko nyaris berbalik unggul melalui Rahimi, namun peluang dari jarak dekat masih mampu digagalkan Verbruggen. Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga extra time berakhir.

Pemenang akhirnya ditentukan melalui adu penalti. Belanda membuka adu penalti melalui Teun Koopmeiners yang sukses menjalankan tugasnya. Sedangkan penendang pertama Maroko, Neil El Aynaoui, gagal setelah sepakannya membentur mistar.

Justin Kluivert kemudian gagal memperbesar keunggulan Belanda karena tendangannya mengenai mistar gawang. Rahimi sukses menyamakan kedudukan setelah eksekusinya tetap masuk meski sempat ditepis Verbruggen.

Penendang ketiga dari kedua tim, Wout Weghorst dan Talbi, sama-sama berhasil mencetak gol. Namun, petaka datang bagi Belanda ketika tendangan Jurrien Timber melenceng dari sasaran. Maroko juga sempat menyia-nyiakan peluang setelah sepakan Achraf Hakimi membentur tiang.

Pada penentuan berikutnya, kiper Yassine Bounou menggagalkan eksekusi Crysencio Summerville. Ismael Saibari yang menjadi algojo terakhir Maroko sukses menuntaskan tugasnya dan memastikan timnya memenangi adu penalti dengan skor 4-3.

Hasil tersebut mengantarkan Maroko ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Di fase berikutnya, tim yang dipimpin Achraf Hakimi itu akan menghadapi Kanada yang lebih dulu memastikan tiket usai mengalahkan Afrika Selatan 1-0. (hsa/hel)

 

Exit mobile version