Ternyata, Ini Alasan Tidur Dilarang Setelah Makan dan Merasa Kenyang!

by -56 views
Ternyata, Ini Alasan Tidur Dilarang Setelah Makan dan Merasa Kenyang!

JATIMTIMES – Apakah Anda pernah tidur setelah makan? Jika iya, sepertinya Anda harus menghentikan kebiasaan ini. Rasa kantuk usai makan adalah hal yang normal terjadi dan bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

Namun, jika setelah makan langsung tidur menjadi kebiasaan, maka Anda harus mengetahui bahwa terdapat bahaya tidur setelah makan.

Mengantuk setelah mengonsumsi asupan tertentu tak jarang membuat sebagian orang langsung tidur setelah makan.

Tidur setelah makan merupakan sesuatu yang tidak baik bagi kesehatan. Karena dapat menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan dan masalah-masalah kesehatan lainnya. Pastikan dapat memberi jeda setelah makan.

Seharusnya, jarak antara tidur dengan makan sekitar 1 hingga 2 jam setelah makan, baru boleh tidur. Ketika di malam hari kamu terbangun dari tidur karena lapar, kamu bisa mengonsumsi sereal gandum atau kue kering.

Baca:  Penetapan PSBB Malang Raya Segera Diajukan Gubernur Khofifah ke Kementerian Kesehatan

Berikut efek buruk langsung tidur setelah makan bagi kesehatan yang telah JatimTIMES.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (20/04/2021).

1. Penyakit Diabetes

Dampak buruk tidur setelah makan yang pertana adalah dapat memicu penyakit diabetes mellitus. Hal ini dikarenakan makan langsung tidur dapat menyebabkan penumpukan lemak dalam tubuh, khususnya perut.

Lemak pada perut ini berbahaya dan berhubungan dengan resistensi insulin yang mengganggu metabolisme gula. Hal ini mengakibatkan diabetes mellitus atau penyakit gula darah.

2. Penyakit Asam Lambung (GERD)

Setelah kenyang, aktivitas yang tampak nikmat dan ingin segera dilakukan adalah tidur. Namun efeknya tidak senikmat yang Anda bayangkan. Posisi berbaring bisa membuat makanan yang dicerna di perut bisa naik. Tak hanya makanan tapi juga asam lambung yang akan naik.

Baca:  Turun ke Jalan, Polres Tulungagung Bagikan Puluhan Ribu Masker untuk Masyarakat

Biasanya kondisi ini disebut GERD (gastroesophageal reflux disease) atau refluks asam. GERD bakal menimbulkan heartburn atau sensasi seperti terbakar di tengah dada dan di tulang belakang. Saat pencernaan bermasalah, tentu ini bakal mengganggu tidur.

3. Menyebabkan gangguan pencernaan

salah satu efek buruk langsung tidur setelah makan adalah gangguan pencernaan seperti penyakit asam lambung dan sakit perut. Asam lambung dari perut rentan naik ke kerongkongan saat seseorang langsung tidur setelah makan.

Hal itu bisa menyebabkan seseorang merasa mulas, dada atau perut bagian atas nyeri, mual, sampai sakit tenggorokan. Selain asam lambung naik, bahaya tidur setelah makan juga bisa menyebabkan sakit perut atau dispepsia. Gejala dispepsia antara lain sakit perut, mual, begah, dan perut terasa kembung.

Baca:  Sering Begadang? Ini Tips Tetap Bugar

4. Gangguan Tidur

Kebiasaan tidur setelah makan juga dapat memengaruhi kualitas tidur kamu di malam hari. Konsumsi makanan berat atau tinggi lemak dapat membuat kembung dan nyeri perut sehingga kamu gelisah dan sulit tidur. Begitu juga dengan konsumsi makanan pedas yang dapat memicu kenaikan asam lambung dan kekambuhan GERD.

5. Nyeri Ulu Hati

Tidur setelah makan dapat menyebabkan nyeri ulu hati, terutama pada penderita penyakit asam lambung atau GERD. Otot yang membatasi lambung dengan tenggorokan berfungsi untuk membuka hanya pada saat menelan dan kemudian menutup kembali.

Pada orang dengan riwayat penyakit asam lambung, bagian otot ini cenderung tidak berfungsi dengan baik, sehingga asam lambung mudah naik kembali.
 

(ana/pit)