Kisah Kepala Kemenag Kabupaten Malang yang Lolos Dari Covid-19

by -63 views
Kisah Kepala Kemenag Kabupaten Malang yang Lolos Dari Covid-19

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang, Musta’in telah dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah keluar hasil swab test kedua yang menunjukkan hasil negatif.

Musta’in mengungkapkan, bahwa keluarganya semua sehat dan dirinya telah dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah keluar hasil swab test kedua dari RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) dengan hasil negatif.

“Alhamdulillah sekeluarga sehat walafiat. Untuk hasil swab Alhamdulillah negatif,” beber Musta’in kepada MalangTimes, Sabtu (9/5/2020).

Musta’in menuturkan bahwa hasil swab test kedua yang menunjukkan hasil negatif diinformasikan kemarin hari Jumat (8/5/2020). Dia mengucapkan banyak terima kasih atas doa dan dukungan dari semua pihak.

“Matur nuwun doanya ya, Mas,” ucap Musta’in kepada pewarta.

Baca:  Setelah Jakarta, Gugus Tugas Covid-19 Pusat Turun Tangan Bantu Jatim

Musta’in mengimbau kepada seluruh masyarakat dan para pasien Covid-19 agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. “Patuhi protokol Kesehatan, konsumsi makanan yang bergizi dan bervitamin,” ujarnya.

Serta pesan yang paling mudah dicerna tetapi terkadang juga sulit untuk dilakukan oleh masyarakat luas terutama kepada pasien Covid-19, karena tergantung kondisi psikis seseorang tersebut.

“Tenangkan hati dan jangan gampang galau,” tandasnya.

Untuk diketahui bahwa mulanya setelah perjalanan pulang dari Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Musta’in melakulan isolasi mandiri di rumahnya atas inisiatif dan saran dari anaknya yang berprofesi sebagai dokter pada tanggal (19/3/2020) hingga (4/4/2020).

Setelah itu, Musta’in berinisiatif untuk mengajukan surat ke Dinas Kesehatan untuk dilakukan rapid test dan keluar hasilnya negatif. Tapi sedikit kabur saat diperiksa kembali. Atas saran dari tenaga kesehatan, Musta’in akhirnya diarahkan untuk melakukan swab test, pada tanggal (13/4/2020) dan diumumkan hasilnya melalui telepon pada tanggal (24/4/2020) yang menyatakan bahwa positif Covid-19.

Baca:  Kemenag Sosialisasikan Prosedur Pengurusan Jenazah Beragama Katolik

“Lah itu katanya positif. Cuma sampai sekarang saya nggak tahu buktinya. Ya lewat telpon (diumumkannya). Hanya lewat telpon saja, bapak positif. Oh ya sudah nggak papa, saya berarti harus (isolasi) kan begitu,” tutur Musta’in saat dikonfirmasi pewarta beberapa waktu lalu.

Akhirnya untuk memastikan kondisi Musta’in, tenaga kesehatan melakukan swab test kedua pada tanggal (27/4/2020) di RSSA. Hingga pada akhirnya, kemarin Jumat (8/5/2020) hasilnya swab test kedua keluar dan dinyatakan negatif atau sembuh dari Covid-19.(ta/dn)