Sekda Kota Malang Wasto Terpapar Covid-19

by -55 views
Sekda Kota Malang Wasto Terpapar Covid-19
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Wasto. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

Tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA), Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Wasto kini juga dikabarkan terpapar Covid-19.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kabag Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Nur Widianto kepada awak media, Rabu malam (2/12/2020).

“Iya, pak Sekda baru terinfo terkonfirmasi (positif Covid-19). Beliaunya dirawat di RSSA,” paparnya.

Sebelumnya, Wali Kota Malang Sutiaji mengumumkan terjangkit Covid-19 melalui laman media sosial instagram pribadinya kemarin (Selasa, 1/12/2020). Disusul istri dan anak pertamanya yang juga ikut terpapar dan tengah menjalani isolasi mandiri.

Pria yang akrab disapa Wiwid ini menambahkan, meski tengah dalam perawatan medis kondisi terkini dari Sekda Kota Malang dinilai semakin membaik.

Baca:  Tanggapan Mahfud MD hingga Sri Mulyani Soal Keputusan MA yang Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

“Alhamdulillah kondisinya informasinya sudah membaik,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Sutiaji dan Wasto memang dikabarkan sakit sejak pekan lalu. Keduanya juga tidak terlihat menjalani aktivitas lapangan hingga hari ini.

Dalam hal ini Pemkot Malang juga sudah memberlakukan work from home (WFH). Selain juga proses tracing telah dipetakan di beenrapa titik. Dimana, proses penelusuran penyebaran Covid-19 lebih banyak menyasar terhadap orang-orang yang bertugas di lingkungan rumah dinas Wali Kota Malang di Jalan Ijen, dan di area Sekretariatan Pemkot Malang.

“Jadi tentu (titik tracing) di dua titik perhatian selain di Sekretariat Balai Kota Malang juga rumah dinas (Jalan Ijen),” paparnya.

Sementara itu, jajaran ASN Pemkot Malang juga telah menjalani rapid test sebanyak dua kali. Hasilnya, 15 orang dinyatakan reaktif dan terindikasi Covid-19.

Baca:  Pantau Perkembangan Kasus Covid-19, Ini Cara Kelurahan Burengan

Ke 15 ASN tersebut saat ini tengah menjalani isolasi mandiri dan menunggu hasil tes swab yang dimungkinkan keluar dalam satu dua hari ke depan. “Isolasi mandiri (ke 15 ASN yang reaktif). Mungkin antara satu dua hari ke depan ini hasilnya bisa diupdate kembali,” pungkasnya. (acf/dn)

Powered by WPeMatico