INDONESIAONLINE – Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) kembali memercayakan kursi pelatih Timnas Italia kepada Roberto Mancini. Dalam pengumuman yang disampaikan pada Selasa (28/7/2026) waktu Roma, FIGC juga menetapkan Claudio Ranieri sebagai direktur teknik baru Gli Azzurri.
Pengangkatan kedua figur tersebut diumumkan langsung oleh Ketua Umum FIGC Giovanni Malago usai menggelar pertemuan bersama Dewan Federal FIGC. Menurut Malago, Mancini merupakan sosok yang paling tepat untuk kembali memimpin Timnas Italia.
“Saya percaya bahwa orang yang tepat untuk menjadi pelatih kepala tim nasional adalah Roberto Mancini karena berbagai alasan,” ujar Malago, seperti dikutip dari laman resmi FIGC.
Mancini sebelumnya menukangi Timnas Italia pada periode 2018 hingga 2023. Selama masa kepemimpinannya, Italia berhasil menjuarai Piala Eropa 2020 yang digelar pada 2021 serta meraih peringkat ketiga UEFA Nations League 2020/2021.
Namun, perjalanan Mancini bersama Gli Azzurri juga diwarnai kegagalan membawa Italia lolos ke putaran final Piala Dunia 2022. Kegagalan tersebut menjadi salah satu catatan yang mencoreng pencapaiannya bersama tim nasional.
Setelah Italia kembali gagal tampil di Piala Dunia 2026, FIGC memutuskan memanggil kembali Mancini. Ia dipilih setelah Pep Guardiola menolak tawaran untuk menangani Gli Azzurri dan Andrea Pirlo tidak memperoleh persetujuan dari federasi.
Selain menunjuk Mancini, FIGC juga mengangkat Claudio Ranieri sebagai direktur teknik. Kehadiran pelatih senior itu diharapkan dapat membantu membangun kembali prestasi sepak bola Italia.
“Untuk melengkapi kepingan puzzle, saya merasa tepat untuk mencari seseorang yang dapat diajak berbagi pilihan kepala pelatih. Orang itu adalah Claudio Ranieri,” kata Malago.
Penunjukan Mancini dan Ranieri menjadi bagian dari langkah FIGC dalam membenahi Timnas Italia setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 dengan harapan Gli Azzurri mampu kembali bersaing di level tertinggi sepak bola internasional.
Sebelumnya, drama mewarnai perjalanan menentukan pelatih Italia. Paolo Maldini dan Leonardo Araujo resmi mengundurkan diri dari Federasi Sepak Bola Italia setelah Andrea Pirlo batal ditunjuk sebagai pelatih Timnas Italia. Keputusan keduanya disebut sebagai bentuk protes terhadap penolakan pencalonan Pirlo oleh Presiden FIGC Giovanni Malago.
Pirlo sebelumnya menjadi kandidat utama pilihan Maldini dan Leonardo untuk menangani Gli Azzurri. Namun, pencalonannya tidak mendapat persetujuan dari Malago karena mantan gelandang Timnas Italia itu masih terikat kontrak sebagai duta perusahaan taruhan asal Rusia, Fonbet.
Sebelum mengusung nama Pirlo, Maldini dan Leonardo sempat mencoba mendekati Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti. Namun, kedua pelatih tersebut menolak tawaran untuk menangani Timnas Italia.
Setelah berbagai opsi tidak membuahkan hasil, Maldini dan Leonardo tetap menginginkan Pirlo sebagai pelatih kepala. Ketika usulan tersebut ditolak, keduanya memilih melepaskan jabatan mereka di FIGC.
Pengunduran diri itu dilakukan saat masa tugas Maldini sebagai direktur teknik dan Leonardo sebagai penasihat federasi bahkan belum genap satu bulan. Langkah tersebut menjadi bentuk ketidaksetujuan mereka terhadap keputusan federasi terkait penunjukan pelatih Timnas Italia. (hsa/hel)
