Soal Jenazah ABK WNI yang Dilarung ke Laut, China Akhirnya Beri Tanggapan

by -62 views
Soal Jenazah ABK WNI yang Dilarung ke Laut, China Akhirnya Beri Tanggapan
Jubir Kemenlu China, Zhao Lijian (Foto: Shanghaiist)

Pemerintah China akhirnya memberi tanggapan terkait laporan tiga Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia yang jenazahnya dilarung ke laut.

Pihak China mengatakan jika akan serius menindaklanjuti kasus tersebut.

Dilansir melalui Shanghaiist, Pemerintah China mengklaim akan serius mengusut kasus dugaan eksploitasi terhadap ABK Indonesia.

Tanggapan itu disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian.

“China menanggapi laporan ini dengan sangat serius. Pihak China terus menjalin komunikasi dengan Indonesia mengenai hal itu,” ujar Zhao Lijian.

Zhao Lijian menilai jika beberapa laporan media mengenai peristiwa itu tidak berdasarkan fakta.

“Oleh karena itu, kami akan menangani masalah tersebut berdasarkan fakta dan hukum yang berlaku,” kata Zhao.

Baca:  Takut Membawa Virus Covid-19, Istri Tolak Kedatangan Suami dari Kalimantan

Diketahui, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi sebelumnya telah memanggil Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian, untuk membahas kasus ini.

Kasus pelarungan jenazah dan perlakukan tidak patut kabarnya dilakukan kepada 46 ABK WNI yang bekerja di kapal perusahaan China yakni Long Xing 629, Long Xing 605, Tian Yu 8, dan Long Xing 606.

Kedutaan Besar RI di Beijing juga sudah mengirimkan nota diplomatik kepada pemerintah China untuk meminta klarifikasinya.

Kasus pelarungan ini terungkap setelah beberapa waktu lalu beredar video di MBC yang menayangkan jenazah ABK WNI dibuang ke laut.

Video itu menjadi viral setelah kembali dibahas oleh YouTuber, Jang Hansol.

Baca:  Cegah Potensi Kerusuhan Suporter di Blitar Merembet, Polres Malang Siaga di Sejumlah Titik

“Video yang akan kita lihat habis ini adalah kenyataan pelanggaran HAM orang Indonesia yang bekerja di kapal China,” ujar Hansol.

Dikatakan dalam video tersebut, rekaman didapatkan setelah kapal itu kebetulan bersandar di pelabuhan Busan.

Diterjemahkan oleh Jang Hansol, orang-orang Indonesia sempat meminta bantuan kepada pemerintahan Korea Selatan dan media setempat.

Di video yang bertanggal 30 Maret di Samudera Pasifik bagian barat, terdapat sebuah kotak yang dibungkus kain merah.

Kotak tersebut disebutkan berisi jenazah Ari pria yang berusia sekitar 24 tahun.

Pria tersebut dikatakan sudah bekerja lebih dari satu dan akhirnya meninggal dunia.

Tampak juga seorang kru yang mengguncang dupa dan menaburkan cairan sebagai bentuk upacara pemakaman di sana.

Baca:  Mahasiswa UB Sembuh dari Corona, Sudah Pulang dari RSSA

Setelah proses upacara pemakaman selesai, terlihat jenazah yang kemudian dibuang ke tengah laut.(Dk/Lnr)