Mirip Yang Dipakai Tersangka KPK, Rompi Khusus Pelanggar PSBB di Jakarta

by -75 views
Mirip Yang Dipakai Tersangka KPK, Rompi Khusus Pelanggar PSBB di Jakarta
Polisi mencegat pengendara sepeda motor dalam PSBB Jakarta. (Foto: Kompas Otomotif)

Hingga kini pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta masih berlaku untuk memutus rantai penyebaran covid-19.  Namun, dalam penerapan PSBB ini, masih banyak pengendara yang melanggar aturan.

Oleh sebab itu, pemerintah DKI Jakarta akan memberikan sanksi yang tak biasa bagi mereka yang melanggar ketentuan PSBB.  Nantinya, pelanggar akan menerima hukuman berupa sanksi sosial.

Pemberian hukuman itu sudah tercantum dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi terhadap Pelanggaran Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Corona ‘Virus Disease 2019 (Covid-19) di DKI Jakarta.

Aturan tersebut telah ditetapkan sejak 30 April 2020 lalu.  Namun, pergub tersebut baru dipublikasikan pada 11 Mei 2020 melalui Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) DKI, jdih.jakarta.go.id.

Baca:  Gerakan Lawan Corona, Warga Perumahan di Surabaya Bentuk Satgas Covid-19

Tertulis dalam pergub tersebut, sanksi sosial yang akan diberikan. Yakni membersihkan fasilitas umum.

Namun, tak sekadar membersihkan fasilitas umum. Pelanggar PSBB nantinya akan menggunakan ‘kostum’ khusus yang menjadi bukti mereka melanggar PSBB.

Kostum itu yakni rompi yang diberikan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI untuk pelanggar.  Rompi tersebut berwana oranye dan bertuliskan “Pelanggar PSBB”.

Rompi oranye bagi pelanggar PSBB di Jakarta. (Foto: Istimewa)
Foto: IST/ Suara.com

Rompi itu mirip dengan rompi KPK yang biasa digunakan oleh para koruptor.  Terdapat garis warna silver yang memantulkan cahaya di bagian belakang rompi.

Kepala Satpol PP DKI Arifin mengatakan, rompi itu memang sengaja didesain mirip dengan yang digunakan koruptor.  “Rompi oranye kayak orang korupsi gitu lah. Sudah ditetapkan rompi warna oranye dan di belakangnya tertulis pelanggar PSBB,” ujar Arifin.

Baca:  Partai Demokrat Pamekasan Tolak Impor Beras

Nantinya, setelah pelanggar menjalani sanksi, rompi harus dikembalikan kepada petugas. “Pokoknya orang yang kena sudah disediai rompi. Peralatan juga dari kami,” ucap Arifin. (dk/hel)