Piala Dunia 2026 dibuka Meksiko vs Afrika Selatan di Azteca, 12 Juni-20 Juli. Hugo Broos frustrasi performa Afrika Selatan jelang laga pembuka.
INDONESIAONLINE – Turnamen sepak bola akbar empat tahunan, Piala Dunia 2026, akan segera bergulir dengan membawa sejarah baru: pertama kalinya kompetisi ini diikuti 48 tim nasional, sekaligus menjadi edisi pertama yang diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Berdasarkan pengumuman resmi FIFA, edisi ke-23 ini akan berlangsung dari 12 Juni hingga 20 Juli 2026, dengan acara pembukaan dan laga perdana digelar di Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko. Laga penutup dan final rencananya diselenggarakan di Stadion MetLife, New York, Amerika Serikat.
FIFA mencatat per 7 Juni 2026, total 3,2 juta tiket telah terjual, dengan tiket laga pembuka di Azteca ludes dalam waktu 12 menit sejak dibuka penjualan. Stadion Azteca sendiri mencetak rekor baru sebagai satu-satunya stadion di dunia yang tiga kali menjadi venue laga pembuka Piala Dunia, setelah sebelumnya menggelar laga serupa pada edisi 1970 dan 1986.
Ulangan Pembuka 2010, Afrika Selatan Diwarnai Performa Buruk
Bagi Afrika Selatan, laga pembuka 12 Juni 2026 dini hari WIB akan menjadi momen pengulangan sejarah Piala Dunia 2010. Tepat 16 tahun silam, skuad Bafana Bafana yang saat itu berstatus tuan rumah ditahan imbang 1-1 oleh Meksiko di laga pembuka.
Gol indah Siphiwe Tshabalala kala itu sukses disamakan oleh Rafael Marquez, sebelum akhirnya langkah Afrika Selatan asuhan Carlos Alberto Parreira terhenti di fase grup.
Kini, datang dengan status non-unggulan dan tanpa keuntungan bermain di publik sendiri, persiapan Afrika Selatan di bawah arahan pelatih Hugo Broos menemui sejumlah kendala. Tim ini mencatatkan hasil kurang memuaskan jelang turnamen, yakni ditahan imbang 0-0 oleh Nikaragua dan kembali bermain seri 1-1 kontra Jamaika dalam laga tertutup.
Merujuk data ESPN, Afrika Selatan hanya meraih tiga kemenangan dari 12 laga terakhir mereka sejak 2025, dengan enam hasil imbang dan tiga kekalahan. Di peringkat FIFA Juni 2026, Bafana Bafana berada di posisi 65, jauh di bawah Meksiko yang menempati peringkat 15.
Terkait performa timnya, pelatih asal Belgia itu tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya. “Penampilan tim tidak seperti yang saya harapkan,” kata Broos, seperti dikutip dari ESPN, Selasa (9/6/2026).
“Saya rasa kita harus menganalisis pertandingan dengan sangat baik dan melihat apa yang sebenarnya salah dan mencoba memperbaikinya dalam beberapa hari ke depan agar kita siap untuk pertandingan pertama melawan Meksiko,” lanjutnya.
“Saya pikir kami sudah hampir mencapai (kondisi yang diinginkan pelatih sebelum pertandingan pembuka), tetapi sekali lagi, bagi saya, ini adalah pertandingan yang mengecewakan sore ini,” ujarnya melanjutkan.
“Jadi, ya, saya harus melihat apa yang salah. Saya pikir ini juga masalah mentalitas. Kita harus berbuat lebih banyak, jauh lebih banyak, daripada yang kita lakukan sore ini untuk mendapatkan hasil yang baik di Piala Dunia dalam beberapa minggu ke depan,” tegasnya.
Meksiko Di Atas Angin dengan 8 Kemenangan Beruntun
Di kubu seberang, Meksiko justru tengah berada dalam kepercayaan diri yang tinggi. Skuad El Tri sukses menyapu bersih delapan kemenangan beruntun dalam berbagai laga uji coba di tahun 2026, termasuk membungkam Ghana (2-0), Australia (1-0), dan menghancurkan Serbia (5-1).
Rentetan kemenangan ini menjadi catatan terbaik Meksiko sejak mereka mencapai perempat final Piala Dunia 2018, menurut data federasi sepak bola Meksiko (FMF).
Keuntungan bermain di kandang sendiri di Azteca juga menambah kepercayaan diri El Tri. Meksiko tidak terkalahkan dalam 15 laga kandang terakhir di Azteca, dengan 12 kemenangan dan tiga hasil imbang. Selain Meksiko dan Afrika Selatan, Grup A juga diisi oleh Korea Selatan (peringkat FIFA 22) dan Republik Ceko (peringkat 40), yang akan saling berhadapan pada laga kedua Grup A, 12 Juni 2026 pukul 09.00 WIB di Stadion Akron.
Berdasarkan format turnamen yang telah diperluas ini, dua tim teratas dari masing-masing 12 grup, ditambah delapan tim peringkat ketiga terbaik, akan otomatis melaju ke babak 32 besar. FIFA menyebut format baru ini akan menambah 16 laga tambahan, sehingga total pertandingan di Piala Dunia 2026 mencapai 104 laga, naik dari 64 laga pada edisi 2022 di Qatar.
Format Baru 48 Tim, Jadwal Grup A Jadi Sorotan
Ekspansi peserta menjadi 48 tim menjadi salah satu daya tarik utama Piala Dunia 2026, dengan enam tim debutan yang memastikan diri lolos ke putaran final, yakni Panama, Kanada, Haiti, Uzbekistan, Yordania, dan Cabo Verde. Untuk Grup A, persaingan diprediksi ketat meski Meksiko difavoritkan menjadi juara grup.
Berikut adalah jadwal lengkap pertandingan fase grup Grup A (dalam WIB):
- Jumat, 12 Juni 2026: Meksiko vs Afrika Selatan (02.00 WIB, Stadion Azteca)
- Jumat, 12 Juni 2026: Korea Selatan vs Republik Ceko (09.00 WIB, Stadion Akron)
- Jumat, 19 Juni 2026: Meksiko vs Korea Selatan (08.00 WIB, Stadion Akron)
- Kamis, 25 Juni 2026: Republik Ceko vs Afrika Selatan (23.00 WIB, Stadion Mercedes-Benz)
- Kamis, 25 Juni 2026: Meksiko vs Republik Ceko (08.00 WIB, Stadion Azteca)
- Kamis, 25 Juni 2026: Afrika Selatan vs Korea Selatan (08.00 WIB, Stadion BBVA)
Jadwal lengkap seluruh grup dapat diakses melalui situs resmi FIFA. Sementara itu, Piala Dunia 2026 diprediksi akan mencetak rekor jumlah penonton global, dengan FIFA memperkirakan 5 miliar orang akan menyaksikan turnamen ini melalui siaran televisi dan platform digital, naik dari 3,5 miliar penonton pada edisi 2022.
