INDONESIAONLINE – Rumah BUMN Kota Malang menggelar UMKM Consultation Corner melalui Program SRAWUNG, Sarana Ruang Aktivasi Wirausaha UMKM Ngalam, Selasa 30/06/ 2026, di Rumah BUMN Kota Malang.
Kegiatan ini sebagai wujud komitmen Rumah BUMN Kota Malang dalam memberikan pendampingan berkelanjutan kepada pelaku UMKM agar materi workshop dapat diterapkan secara optimal dalam pengembangan usaha.
Konsultasi diikuti oleh 20 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha yang sebelumnya mengikuti Workshop Digital Marketing dan Branding Product.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh kesempatan untuk mendiskusikan kendala, kebutuhan, serta perkembangan usahanya secara langsung bersama konsultan sesuai dengan kondisi masing-masing usaha.
Sebagai bagian dari pendampingan lanjutan, Ayrton Eduardo Aryaprabawa hadir sebagai konsultan yang memberikan arahan, masukan, dan rekomendasi kepada peserta sesuai dengan kebutuhan usahanya.
Konsultasi dilaksanakan dalam dua sesi dengan masing-masing 10 peserta sehingga diskusi dapat berlangsung lebih intensif dan menghasilkan solusi yang lebih spesifik.
Koordinator Rumah BUMN Kota Malang, Indah Dwi Pangestu, mengatakan bahwa UMKM Consultation Corner merupakan bagian dari komitmen Rumah BUMN Kota Malang untuk memastikan proses pembelajaran peserta tidak berhenti setelah workshop.
“Kami berharap melalui konsultasi ini para pelaku UMKM dapat menerapkan materi yang telah diperoleh sesuai dengan kebutuhan usahanya, sehingga manfaat workshop dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujar Indah.
Salah satu peserta, Lilik Liana Wati selaku owner Pawon Mama Lilik, mengaku memperoleh banyak masukan yang dapat diterapkan dalam pengembangan usahanya. “Melalui sesi konsultasi ini, saya mendapatkan solusi yang lebih spesifik sesuai dengan kendala yang sedang saya hadapi. Masukan dari konsultan sangat membantu untuk mengembangkan strategi pemasaran dan branding usaha saya,” ujar Lilik
Pelaksanaan kegiatan ini juga didukung oleh Noir Creative, kelompok Praktikum Public Relations 3 Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yang berperan dalam mendukung pelaksanaan dan aktivasi Program SRAWUNG.
Humas Noir Creative, Hanneke Angeline Nimas Setyaningrum, menyampaikan bahwa pendampingan lanjutan menjadi bagian penting agar manfaat workshop dapat dirasakan secara nyata oleh para pelaku UMKM. “Kami berharap UMKM Consultation Corner menjadi ruang bagi peserta untuk terus belajar, berdiskusi, dan memperoleh pendampingan dalam mengembangkan usahanya setelah mengikuti workshop,” ujar Hanneke.
Melalui UMKM Consultation Corner, Rumah BUMN Kota Malang berkomitmen untuk terus menghadirkan pendampingan yang berkelanjutan agar pelaku UMKM mampu mengimplementasikan hasil workshop, mengatasi berbagai tantangan usaha, serta meningkatkan daya saing usahanya. (ars/hel)
