Beranda

Rudy Soroti Beban Gaji PPPK dan Kendala Dokter PPPK Lanjut Spesialis

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud. (ist)

INDONESIAONLINE – Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menyoroti semakin beratnya beban fiskal daerah dalam memenuhi kebutuhan gaji dan tunjangan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), terutama di tengah berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat.

Menurut Rudy, pemerintah daerah saat ini harus menanggung sendiri pembayaran gaji dan tunjangan PPPK sehingga diperlukan dukungan tambahan dari pemerintah pusat. “Beban fiskal gaji PPPK semakin berat karena daerah harus menanggung sendiri pemenuhan gaji dan tunjangan PPPK di tengah kebijakan pengurangan alokasi dana transfer keuangan daerah,” ujarnya. Selasa (09/06/2026)

Rudy menilai kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri, terutama untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan dan tenaga pendidik yang terus meningkat.

Selain persoalan anggaran, Rudy juga mengungkapkan adanya kendala yang dihadapi sejumlah dokter PPPK yang ingin melanjutkan pendidikan spesialis.

“Beberapa dokter PPPK mengundurkan diri f mengambil pendidikan spesialis karena aturan kontrak melarang untuk meninggalkan tugas,” katanya.

Menurut Rudy, persoalan tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah agar kebutuhan tenaga kesehatan di daerah tetap dapat terpenuhi tanpa menghambat peningkatan kompetensi para dokter. (ra/hel)

 

Exit mobile version