Ini Dia, Anjuran Rasulullah SAW Saat Momen Lebaran Datang

by -43 views
Ini Dia, Anjuran Rasulullah SAW Saat Momen Lebaran Datang

INDONESIATIMES – Tepat hari ini, Kamis (13/5/2021), seluruh umat muslim di dunia tengah merayakan kemenangan, yakni Hari Raya Idul Fitri. Hari kemenangan ini begitu istimewa bagi umat muslim. Selain bisa memanjatkan doa kepada Allah SWT, di momen ini orang berkumpul untuk mempererat tali silaturahim. 

Salah satu yang selalu dilakukan adalah melaksanakan salat Idul Fitri. Semua orang datang berbondong dengan hati senang dan riang.

Banyak orang yang saling menyapa, berjabat tangan dan mengucapkan salam satu sama lain, baik itu keluarga, tentangga dan orang sekitar. Tentu momen ini tidak sering dijumpai di hari-hari biasa.

Saat bertemu dan melakukan jabat tangan hendaknya kita mengucapkan ‘taqabbalallahu minna wa minkum’ dan menjawabnya dengan ‘Minna Wa Minkum Taqabbal Ya Karim’. Kalimat ini memiliki arti, “Semoga Allah menerima (puasa dan amal) dari kami dan (puasa dan amal) dari kalian.”

Baca:  Foto Suga BTS Muncul di Surat Suara Pilkada Kediri 2020, Aksi Vandalisme Ini Viral

Ibnu Hajar Al-Aswalani di dalam kitab yang bernama Fathul Baari berpendapat bahwa “Para sahabat Rasullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila bertemu di hari raya, mereka mengucapkan kepada sebagian lainnya: taqabbalallahu minna wa minka,”

Imam Ahmad rahimahullah berkata, 

وَلَا بَأْسَ أَنْ يَقُولَ الرَّجُل لِلرَّجُلِ يَوْمَ الْعِيدِ : تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْك

“Tidak mengapa (artinya: boleh-boleh saja) satu sama lain di hari raya ‘ied mengucapkan: Taqobbalallahu minna wa minka.”

Rasulullah SAW juga selalu mengajarkan hal-hal baik dan berfaedah. Tak hanya memikirkan diri sendiri, namun beliau selalu mendoakan orang-orang yang dijumpainya, terutama para sahabatnya. 

Saat Idul Fitri tiba, maka memberikan ucapan selamat Idul Fitri dan sekaligus mendoakan mereka adalah ajaran dari Rasulullah SAW. Ada beberapa riwayat yang menjelaskan mengenai tradisi sahabat saling mengucapkan selamat hari raya ini. 

Baca:  Baru Membayangkan Sudah Merinding, Inilah Gambaran Sangkakala Penanda Kiamat

Di antaranya riwayat imam Baihaqi dalam sunannya berikut ini:

عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ قَالَ: لَقِيتُ وَاثِلَةَ بْنَ الأَسْقَعِ فِي يَوْمِ عِيدٍ فَقُلْتُ: تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكَ، فَقَالَ: نَعَمْ تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكَ، قَالَ وَاثِلَةُ: لَقِيتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَوْمَ عِيدٍ فَقُلْتُ: تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكَ، فَقَالَ: نَعَمْ تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكَ.

Dari Khalid bin Ma’dan berkata, “Aku bertemu Watsilah bin al-asqa’ pada hari raya idul fitri lalu aku mengucapkan padanya ‘semoga Allah menerima ibadah aku dan kamu’.” Lalu Watsil pun bercerita, “Dulu aku bertemu Rasulullah Saw. pada hari raya idul fitri, lalu aku mengucapkan padanya ‘Semoga Allah menerima ibadahku dan engkau’, beliau pun menjawab, ‘Ya, semoga Allah menerima ibadahku dan engkau.”

Baca:  Kisah TKW Tulungagung Jalankan Ibadah Puasa di Taiwan

Ditemukan pula dalam riwayat berikut ini:

أن محمد بن زياد، قال: كنت مع أبي أمامة الباهلي وغيره من أصحاب النبي صلى الله عليه وسلم فكانوا إذا رجعوا من العيد يقول بعضهم لبعض: تقبل الله منا ومنك

“Muhammad bin Ziyad berkata, “Saat itu aku sedang bersama abu umamah al-bahili dan sahabat Nabi yang lainnya. Apabila pulang dari salat ied mereka akan saling mengatakan ‘semoga Allah menerima ibadah (selama ramadhan) aku dan engkau’.”

(des/pit)