Stasiun Malang Baru Sisi Timur Khusus Penumpang KA Jarak Jauh Diuji Coba

by -49 views
Stasiun Malang Baru Sisi Timur Khusus Penumpang KA Jarak Jauh Diuji Coba

INDONESIAONLINE – Kini, penumpang kereta api melalui Stasiun Malang bisa lebih leluasa. Pasalnya, hari ini (Senin, 10/5/2021), Stasiun Malang Baru sisi timur mulai dioperasionalkan. Fasilitas tersebut, guna menjangkau keberadaan penumpang kereta api (KA) dengan perjalanan jarak jauh.

“Mulai hari ini ya, Stasiun Malang Baru sisi timur kami uji coba, memperkenalkan kepada para penumpang KAI khususnya perjalanan kereta jarak jauh,” ujar Manager Humas Daop 8 Surabaya, Luqman Arief.

Fasilitas tersebut sejatinya telah direncanakan cukup lama, hingga bisa terealisasikan jelang libur Idul Fitri 1442 H/2021 ini. Hal tersebut dilakukan, lantaran setiap tahunnya jumlah penumpang kereta api melalui Stasiun Malang selalu meningkat.

Sehingga, dengan beroperasinya tempat baru ini akan memecah jumlah penumpang agar tak terjadi penumpukan. “Karena volume penumpang setiap tahun kan bertambah, oleh karena itu membutuhkan tempat baru untuk bisa memberikan layanan maksimal kepada pelanggan kami. Karenanya kita pisah,” imbuhnya.

Baca:  Jembatan di Jalan Semeru Bakal Dibangun, Kota Batu Target Pertengahan Mei

Nantinya, untuk area Stasiun Malang sisi barat, dikatakan Luqman, khusus untuk pelayanan bagi penumpang KAI lokal. Ke depan, diharapkan hal ini berjalan dengan sesuai tanpa kendala apapun.

“Kami coba memecah jumlah penumpang, sisi timur khusus penumpang KA jarak jauh. Di sisi barat untuk penumpang KA lokal. Mudah-mudahan berjalan sesuai rencana, sehingga tidak ada lagi penumpukan-penumpukan khususnya di Stasiun Malang ini,” terangnya.

Lebih jauh, untuk saat ini, Stasiun Malang Baru sisi timur yang berkapasitas mencapai 2.500 penumpang itu kini hanya melayani jumlah terbatas. Mengingat, saat ini pemerintah tengah meniadakan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Karenanya, di masa pelarangan mudik mulai tanggal 6-17 Mei mendatang, hanya 2 KAI jarak jauh yang dioperasionalkan.  Kedua KA tersebut dioperasikan untuk kepentingan non mudik. Seperti para pekerja dan persyaratan lain yang sudah diatur oleh pemerintah pusat.

Baca:  Muluskan Jalan dan Jalur Alternatif 2020, Pemkot Batu Siapkan Rp 20 Miliar

“Sekarang masa peniadaan angkutan Lebaran dan tidak melayani pemudik, jadi cuma ada 2 kerata api yang beroperasi di masa tanggal 6 sampai 17 Mei. Yaitu KA Tawang Alun tujuan Malang-Ketapang (Banyuwangi) dan KA Gajayana tujuan Malang-Jakarta,” tandasnya.

Sebagai informasi, sejak bulan September 2019, PT. KAI membangun Stasiun Malang Baru dengan desain terinspirasi dari bentuk Gunung Putri Tidur yang berlokasi di antara Kabupaten Malang dan Kota Batu. Citra gunung tersebut diterapkan dalam bentuk desain bangunan Stasiun Malang.

Tak hanya itu, desain Stasiun Malang ini juga menggunakan konsep sirkulasi pengkondisian udara yang memberikan sistem go-green. Pengembangan Stasiun Malang terintegrasi dengan bangunan Stasiun Malang eksisting dan dibangun skybridge sebagai penghubung antara Stasiun Malang sisi timur dan sisi barat.

Baca:  Kota Malang Siap Terapkan Tilang Elektronik Pertengahan 2021

acf/dn