Beranda

Trump Tolak Bertemu Netanyahu di New York, Ada Apa Huhungan AS-Israel?

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kanan) dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjabat tangan di Museum Israel di Yerusalem pada 2017. (ap)

INDONESIAONLINE – Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut tidak bersedia bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat keduanya berada di New York untuk menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Netanyahu diketahui tiba di New York pada Kamis (24/9/2026) untuk mengikuti agenda PBB. Dalam kunjungannya tersebut, ia disebut berupaya mengatur pertemuan dengan Trump.

Jurnalis Times of Israel, Lazar Berman, sebelumnya melaporkan bahwa Netanyahu berusaha menjadwalkan pertemuan dengan presiden AS tersebut. Namun, Trump disebut tampaknya tidak bersedia memenuhi permintaan itu.

Di sisi lain, seorang sumber dari pemerintah Israel memberikan penjelasan berbeda mengenai tidak adanya pertemuan kedua pemimpin tersebut. Menurut dia, pertemuan Trump dan Netanyahu tidak terlaksana karena kendala jadwal.

Sumber tersebut juga membantah anggapan bahwa batalnya pertemuan menunjukkan hubungan Trump dan Netanyahu semakin memburuk setelah perang AS-Iran.

Hubungan keduanya sebelumnya sempat menjadi sorotan setelah Trump mengambil keputusan untuk mendorong gencatan senjata pada April dan kemudian menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri perang pada Juni.
Keputusan tersebut bahkan disebut berdampak terhadap popularitas Netanyahu di Israel.

Sumber tersebut mempertanyakan apakah dukungan dan promosi dari Trump masih dapat membantu posisi politik Netanyahu.

Sementara itu, Netanyahu tiba di Amerika Serikat pada Kamis pagi. Ia mendarat di sebuah bandara militer di New Jersey sebelum melanjutkan perjalanan menuju New York.

Sebelum berangkat ke AS, Netanyahu juga melontarkan kritik terhadap Wali Kota New York Zohran Mamdani. Ia menuding Mamdani memicu kerusuhan terhadap warga Yahudi di New York. “Anda (Mamdani) memalukan karena memicu kerusuhan terhadap warga Yahudi di New York,” ujar Netanyahu.

Ia juga mengatakan akan menggunakan kesempatan di Sidang Majelis Umum PBB untuk menyampaikan apa yang disebutnya sebagai kebenaran mengenai tentara Israel serta kondisi di New York. “Saya akan datang ke PBB, saya akan menyampaikan kebenaran tentang tentara-tentara kami yang heroik, dan saya akan menyampaikan kebenaran tentang Anda,” lanjut Netanyahu. (rds/hel)

Exit mobile version