INDONESIAONLINE – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus mendorong peningkatan mutu publikasi ilmiah. Salah satu langkah yang dilakukan yakni memperkuat tata kelola jurnal melalui koordinasi antara Pusat Publikasi Ilmiah (PPI) UIN Malang dan para pengelola jurnal di lingkungan FST.
Pertemuan yang digelar pada 7 Agustus 2026 tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus penyusunan strategi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan jurnal. Penguatan ini diarahkan untuk mendukung sejumlah indikator akademik universitas, mulai dari visibilitas publikasi, peningkatan sitasi, akreditasi jurnal hingga upaya memperluas indeksasi ke tingkat internasional.
Wakil Dekan Bidang Akademik FST Prof Dr Evika Sandi Safitri MP menilai visibilitas dan sitasi menjadi bagian penting yang perlu terus diperhatikan oleh pengelola jurnal. “Performa publikasi ilmiah turut berpengaruh terhadap reputasi akademik serta penguatan akreditasi program studi,” ungkapnya.
Prof Evika juga mendorong Journal of Islamic Architecture (JIA), yang telah memiliki capaian indeksasi dan akreditasi tinggi, turut membantu pengembangan jurnal lain di lingkungan FST. JIA diharapkan dapat menjadi mentor bagi 11 jurnal lainnya sehingga peningkatan kualitas dapat berlangsung secara kolektif dan berkesinambungan.
Kepala Pusat Publikasi Ilmiah UIN Malang Prof Dr Rohmani Nur Indah MPd menekankan bahwa peningkatan produktivitas penerbitan harus tetap dibarengi dengan penjagaan mutu. Menurut dia, capaian akreditasi tidak cukup hanya dipertahankan melalui jumlah artikel yang diterbitkan, tetapi juga melalui kualitas naskah dan proses editorial.
“Peningkatan jumlah terbitan tidak boleh mengorbankan kualitas. Kelayakan dan mutu naskah tetap harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan jurnal ilmiah,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, PPI dan pengelola jurnal FST juga membahas sejumlah aspek yang masih membutuhkan pembenahan. Salah satunya terkait kaderisasi dan regenerasi tim pengelola jurnal.
Regenerasi dinilai penting untuk memastikan pengelolaan jurnal dapat berjalan secara berkelanjutan. Dengan adanya proses kaderisasi yang baik, pengelola baru diharapkan mendapatkan arahan serta pendampingan yang cukup untuk melanjutkan standar pengelolaan jurnal.
Pembahasan lainnya menyangkut harmonisasi focus and scope masing-masing jurnal. Program studi dengan bidang keilmuan yang berdekatan didorong melakukan koordinasi agar cakupan keilmuan setiap jurnal dapat dirumuskan secara lebih spesifik. Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat karakter masing-masing jurnal sekaligus mencegah terjadinya tumpang tindih bidang publikasi.
PPI turut menyoroti kesesuaian template jurnal dengan artikel yang telah diterbitkan. Format yang tercantum di laman resmi jurnal perlu konsisten dengan tata letak artikel yang dipublikasikan. Konsistensi ini menjadi salah satu aspek penting dalam pembenahan tata kelola, khususnya untuk menghadapi proses reakreditasi dan mempersiapkan jurnal menuju indeksasi internasional.
Melalui koordinasi tersebut, PPI UIN Malang bersama pengelola jurnal FST berupaya membangun ekosistem publikasi ilmiah yang lebih profesional, berkualitas dan berkelanjutan. Kolaborasi antarpengelola jurnal diharapkan semakin memperkuat budaya riset dan publikasi sekaligus meningkatkan kontribusi akademik UIN Malang di tingkat nasional maupun internasional. (hsa/hel)
