Beranda

China Pecahkan Rekor, Kereta Maglev Capai 800 Km/Jam dalam 5,3 Detik

Kereta maglev yang punya kecepatan sangat tinggi. (wikipedia)

INDONESIAONLINE – China kembali mencatatkan terobosan di bidang teknologi transportasi. Kereta cepat berbasis magnetic levitation (maglev) berhasil mencapai kecepatan 800 kilometer per jam hanya dalam waktu 5,3 detik.

Uji coba tersebut dilakukan di lintasan sepanjang 1 kilometer yang berada di Laboratorium Kereta Api Cepat Danau Timur, Provinsi Hubei, China. Media pemerintah setempat melaporkan, pencapaian itu menjadi rekor baru untuk akselerasi maglev jarak pendek.

Kecepatan 800 km per jam setara sekitar 222 meter per detik. Dengan kecepatan tersebut, jarak Jakarta-Surabaya yang kurang lebih 800 kilometer secara teori dapat ditempuh sekitar satu jam jika kereta mampu mempertahankan kecepatan maksimalnya.

Pencapaian ini menjadi rekor ketiga yang dibuat kereta uji tersebut dalam enam bulan terakhir. Kereta maglev itu memiliki bobot sekitar 1,1 ton dan pertama menjalani pengujian pada Juni 2025.

Dalam pengujian awal, kereta mampu mencapai 650 km per jam dalam tujuh detik. Setelah dilakukan pengembangan, kecepatan kembali ditingkatkan hingga kisaran 700-798 km per jam dengan waktu akselerasi yang semakin singkat.

Dalam serangkaian pengujian tersebut, para peneliti mengembangkan sejumlah teknologi penting, mulai dari sistem penyaluran energi berdaya tinggi, propulsi elektromagnetik, pengendalian levitasi pada kecepatan tinggi, hingga sistem pengereman darurat.

Meski mencatat kecepatan fantastis, kereta tersebut saat ini masih berupa teknologi eksperimental. Pengujian dilakukan di lintasan sepanjang 1 kilometer dan belum membawa penumpang.
Laboratorium di Hubei bahkan menargetkan pengembangan kereta maglev yang mampu mencapai kecepatan hingga 1.000 kilometer per jam pada masa mendatang.

Saat ini, sistem kereta maglev yang beroperasi atau dikembangkan secara komersial tersebar di sejumlah negara, termasuk China, Korea Selatan, dan Jepang.

Mengapa Maglev Bisa Melaju Sangat Cepat?
Kereta maglev memanfaatkan teknologi levitasi magnetik sehingga badan kereta dapat melayang di atas lintasan. Kondisi tersebut mengurangi gesekan antara roda dan rel yang biasanya menjadi salah satu hambatan dalam perjalanan kereta.

Lintasan maglev dilengkapi elektromagnet yang dapat mengatur kutub magnet menggunakan arus listrik. Medan magnet tersebut menciptakan gaya tarik dan tolak yang mendorong kereta bergerak maju.

Ketika bagian depan kereta tertarik oleh medan magnet di depannya, perubahan arus listrik kemudian menciptakan gaya tolak di belakang kereta. Proses tersebut berlangsung secara terus-menerus sehingga kereta dapat melaju dengan kecepatan sangat tinggi.

Teknologi ini memungkinkan pergerakan kereta menjadi lebih cepat dan mulus karena tidak bergantung pada kontak roda dengan rel seperti kereta konvensional. (rds/hel)

Exit mobile version