Beranda

Dunia Hiburan Berduka: Diding Boneng Tutup Usia

Zainal Abidin alias Diding Boneng (fb)

INDONESIAONLINE  – Dunia hiburan tanah air berduka. Aktor senior Diding Boneng  meninggal dunia.

Kabar tersebut disampaikan oleh Sanggar Perkasa melalui unggahan di akun Instagram resmi mereka. Dalam unggahan tersebut, Sanggar Perkasa menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas kepergian sosok yang selama ini dikenal sebagai seniman sekaligus pengajar bagi generasi muda.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Keluarga besar @sanggar_perkasa turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya opa @didingasli,” tulis pihak Sanggar Perkasa.

Sanggar Perkasa juga mengenang Diding Boneng sebagai sosok yang banyak memberikan ilmu, pengalaman, semangat, dan inspirasi kepada anak-anak binaan mereka.

“Kebaikan serta dedikasi Bung dalam berbagi ilmu akan selalu menjadi bagian dari perjalanan dan kenangan kami,” tulis pihak Sanggar Perkasa.

Mereka turut mendoakan agar amal ibadah Diding Boneng diterima oleh Tuhan, segala kesalahannya diampuni, serta diberikan tempat terbaik di sisi-Nya.

Selain itu, doa disampaikan untuk keluarga yang ditinggalkan agar diberi kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan tersebut.

“Selamat jalan, Bung, Abang, Opa, Diding. Jasa dan ilmu yang telah Bung titipkan akan terus hidup dalam setiap langkah dan karya anak-anak Sanggar Perkasa. Al-Fatihah,” tulis pihak Sanggar Perkasa.

Profil Diding Boneng, Aktor Senior dengan Karakter Ikonik

Diding Boneng merupakan nama panggung dari Zainal Abidin, yang juga dikenal dengan nama Diding Zetta. Ia lahir di Jakarta pada 3 Maret 1950 dan telah mengabdikan hidupnya untuk dunia seni sejak tahun 1973.

Sosoknya mudah dikenali berkat ciri khas gigi tonggos yang justru menjadi identitas kuat dalam perjalanan kariernya. Keunikan tersebut membuat Diding Boneng sering dipercaya memerankan karakter pendukung yang mampu meninggalkan kesan bagi penonton.

Selain sebagai aktor, Diding Boneng juga dikenal sebagai seorang pendidik seni. Ia aktif membagikan ilmu akting kepada generasi muda melalui berbagai kegiatan seni dan pendidikan.

Awal Karier Diding Boneng di Dunia Teater

Sebelum dikenal melalui layar kaca dan film, Diding Boneng memulai perjalanan seninya dari panggung teater pada 1973.

Ia aktif membangun dan membina kelompok teater serta mengikuti berbagai festival teater remaja. Dari perjalanan panjang tersebut, ia berhasil mendapatkan sejumlah penghargaan berupa medali, sertifikat, dan piagam.

Pengalaman di dunia teater menjadi bekal penting yang membentuk kemampuan aktingnya hingga mampu bertahan selama puluhan tahun di industri hiburan Indonesia.

Nama Diding Boneng Berawal dari Serial Rumah Masa Depan

Karier Diding Boneng di dunia perfilman dimulai pada 1980 melalui film Tiga Dara Mencari Cinta. Namun, namanya mulai dikenal luas masyarakat setelah tampil dalam serial televisi populer Rumah Masa Depan yang tayang pada 1983 hingga 1986.

Dalam serial tersebut, ia memerankan karakter bernama Boneng. Tokoh itu begitu melekat di ingatan penonton hingga akhirnya nama Boneng menjadi identitas yang terus digunakan dan membuatnya dikenal sebagai Diding Boneng.

Populer Lewat Film Komedi Bersama Warkop DKI

Nama Diding Boneng semakin dikenal ketika ia tampil dalam sejumlah film komedi Indonesia, termasuk film-film yang melibatkan grup lawak legendaris Warkop DKI.

Meski lebih sering hadir sebagai pemeran pendukung, karakter yang ia bawakan selalu memberikan warna tersendiri dalam cerita.

Beberapa film yang memperkuat popularitas Diding Boneng di antaranya:

• Godain Kita Dong (1989)

• Lupa Aturan Main (1990)

• Bebas Aturan Main (1991)

• Bagi-Bagi Dong (1993)

• Pencet Sana Pencet Sini (1994)

Karakter unik dan gaya akting khas membuat Diding Boneng menjadi salah satu aktor yang dikenang dalam era kejayaan film komedi Indonesia tahun 1980-an hingga 1990-an.

Meski telah berkarier selama puluhan tahun, Diding Boneng tetap aktif di dunia seni. Ia masih menerima tawaran bermain film dan terlibat dalam berbagai kegiatan teater.

Pada 2022, ia tampil dalam film horor populer KKN di Desa Penari. Kemudian pada 2024, ia kembali hadir lewat film Badarawuhi di Desa Penari sebagai Mbah Buyut serta film The Torture: Beranak dalam Kubur.

Di luar perfilman, Diding Boneng juga tetap aktif mengajar akting di berbagai lingkungan pendidikan dan menjadi mentor bagi para calon aktor muda.

Daftar Film dan Karya Diding Boneng

Film

• Tiga Dara Mencari Cinta (1980)

• Catatan Si Boy I (1987)

• Catatan Si Boy II (1988)

• Godain Kita Dong (1989)

• Kanan Kiri OK (1989)

• Bercinta dalam Mimpi (1989)

• Si Gobang II: Jago-Jago Bayaran (1989)

• Giliran Saya Mana (1989)

• Catatan Si Boy III (1989)

• Gampang Gampang Susah (1990)

• Kanan Kiri OK II (1990)

• Lupa Aturan Main (1990)

• Antri Dong! (1990)

• Isabella (1990)

• Kepingin Sih Kepingin (1990)

• Mana Bisa Tahan (1990)

• Ini Rindu (1991)

• Bebas Aturan Main (1991)

• Bisa Naik Bisa Turun (1991)

• Sudah Pasti Tahan (1991)

• Masuk Kena Keluar Kena (1992)

• Salah Pencet (1992)

• Bagi-Bagi Dong (1993)

• Pencet Sana Pencet Sini (1994)

• Ngebut Kawin (2010)

• Kabayan Jadi Milyuner (2010)

• KKN di Desa Penari (2022)

• Badarawuhi di Desa Penari (2024)

• The Torture: Beranak dalam Kubur (2024)

Serial Televisi

• Rumah Masa Depan (1983–1986)

• Gara-gara (1992)

• Ada Ada Saja (1993)

• Mody Juragan Kost (1995)

• Warkop DKI (1996)

• Hantu Sok Usil (1997)

• Saras 008 (1998)

• Panji Manusia Millenium (1999–2001)

• Matahari Tertawa (2005)

Video Klip

• “Ancur” – Iwan Fals (2003)

Kepergian Diding Boneng menjadi kehilangan besar bagi dunia seni Indonesia. Puluhan tahun perjalanan kariernya meninggalkan warisan berupa karya, pengalaman, serta ilmu yang akan terus dikenang oleh para pelaku seni dan masyarakat. (mt/hel)

Exit mobile version