INDONESIAONLINE – Upaya Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang membangun lingkungan pendidikan yang berkelanjutan kembali mendapat apresiasi. Dalam ajang Pengumuman dan Penganugerahan UI GreenMetric Nasional 2026 di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Selasa (15/9/2026), UIN Malang memperoleh dua pengakuan sekaligus.
Dua penghargaan yang diterima UIN Malang yakni Certificate of Compliance dan Three (3) out of Five (5) Trees Rating Certificate. Penghargaan tersebut diserahkan kepada Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof Dr Hj Ilfi Nur Diana MSi.
Certificate of Compliance merupakan bentuk pengakuan terhadap kepatuhan UIN Malang dalam memenuhi kriteria serta ketentuan yang berlaku pada UI GreenMetric Sustainable University Rankings 2026. Sedangkan Three Trees Rating Certificate menunjukkan bahwa UIN Malang memperoleh tiga tingkat penilaian dari total lima tingkat dalam kategori Trees Rating.
Capaian ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus pemacu bagi UIN Malang untuk memperluas berbagai program yang berkaitan dengan keberlanjutan lingkungan. Upaya tersebut tidak hanya diterapkan melalui kebijakan dan kegiatan kampus, tetapi juga mulai menjadi bagian dari perencanaan pengembangan kawasan pendidikan.
Salah satu penerapannya terlihat dalam konsep pembangunan Kampus 3 UIN Malang. Kawasan yang memiliki luas sekitar 120 hektare itu dirancang dengan menyediakan area hutan kampus sekitar 20 hektare. Keberadaan kawasan hijau tersebut menjadi bagian dari perhatian UIN Malang terhadap aspek lingkungan dalam pengembangan kampus.
Konsep keberlanjutan di Kampus 3 juga mencakup pemanfaatan energi terbarukan. UIN Malang merencanakan penggunaan solar panel sebagai salah satu sumber energi alternatif. Pemanfaatan energi matahari tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi konsumsi listrik, mengurangi ketergantungan pada energi konvensional, serta mendukung terbentuknya kawasan pendidikan yang lebih ramah lingkungan.
Dengan pendekatan tersebut, pembangunan Kampus 3 diarahkan bukan sekadar untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang modern dan representatif. Pengembangan kawasan juga mempertimbangkan efisiensi energi, pengelolaan lingkungan, serta keberlanjutan dalam jangka panjang.
Rektor UIN Malang Prof Ilfi menyampaikan bahwa pengakuan dari UI GreenMetric harus menjadi pemicu untuk terus melakukan pembenahan. “Prinsip keberlanjutan perlu diintegrasikan ke dalam budaya maupun tata kelola universitas dan tidak hanya dipandang sebagai pencapaian berupa penghargaan,” ucapnya.
Prof Ilfi pun mengajak seluruh sivitas akademika UIN Malang untuk terlibat dalam menjaga lingkungan kampus. Berbagai kebiasaan sederhana, seperti menghemat penggunaan energi dan air, mengelola sampah, menjaga kebersihan, serta merawat ruang terbuka hijau, dinilai menjadi bagian penting dari upaya tersebut.
“Capaian ini menjadi motivasi bagi UIN Malang untuk terus meningkatkan berbagai aspek keberlanjutan. Keberlanjutan bukan hanya menjadi program, tetapi perlu menjadi bagian dari budaya dan kehidupan seluruh sivitas akademika,” ujar Prof Ilfi.
Selain pengembangan kawasan hijau dan energi terbarukan, UIN Malang juga menyiapkan penguatan sistem pengelolaan sampah secara mandiri. Sistem tersebut nantinya diarahkan agar sampah ditangani sejak dari sumbernya, mulai dari pemilahan hingga pengolahan dan pemanfaatan kembali.
Target yang hendak diwujudkan adalah sistem pengelolaan sampah mandiri dengan prinsip tidak membuang satu pun sampah ke tempat pemprosesan akhir (TPA).
Prof Ilfi menegaskan bahwa terwujudnya kampus berkelanjutan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Seluruh unsur universitas, termasuk setiap unit kerja dan sivitas akademika, diharapkan mengambil peran untuk menciptakan lingkungan kampus yang sehat, nyaman, serta ramah terhadap lingkungan.
Dua pengakuan UI GreenMetric Nasional 2026 tersebut menjadi bagian dari perjalanan UIN Malang dalam memperkuat konsep kampus hijau dan berkelanjutan. Capaian itu sekaligus menjadi momentum untuk melanjutkan berbagai program lingkungan agar pengembangan kampus memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang. (hsa/hel)
