INDONESIAONLINE – Inggris memastikan tempat di perempat final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Meksiko dengan skor tipis 3-2 pada laga babak 16 besar.
Meski harus bermain dengan 10 pemain sejak awal babak kedua, The Three Lions mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Meksiko tampil agresif sejak pertandingan dimulai dan langsung menekan pertahanan Inggris. Tim asuhan Thomas Tuchel itu pun sempat kesulitan mengembangkan permainan karena terus berada di bawah tekanan lawan.
Peluang berbahaya pertama Meksiko lahir pada menit ke-15. Umpan silang ke kotak penalti berhasil disambut sundulan Raul Jimenez. Namun Jordan Pickford melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan peluang tersebut.
Inggris baru mampu memberikan ancaman pada menit ke-26 melalui Anthony Gordon. Winger tersebut menusuk dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan, tetapi bola masih tepat mengarah ke pelukan kiper Raul Rangel.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-36. Serangan balik cepat yang diawali Declan Rice diteruskan Bukayo Saka melalui umpan silang dari sisi kanan. Jude Bellingham yang berdiri di tiang jauh sukses menanduk bola untuk membawa Inggris unggul 1-0.
Hanya berselang dua menit, Bellingham kembali mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari perebutan bola di lini tengah, Gordon mengalirkan bola kepada Bellingham yang kemudian memberikan umpan kepada Harry Kane. Sang kapten memilih mengembalikan bola kepada Bellingham yang dengan mudah menyelesaikan peluang menjadi gol kedua Inggris.
Meksiko berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-42. Tendangan bebas dari sisi kiri gagal disapu bersih lini belakang Inggris sehingga bola liar disambar Julian Quinones dengan sepakan keras yang menghujam pojok atas gawang Pickford.
Menjelang turun minum, Meksiko terus menggempur pertahanan Inggris. Raul Jimenez memperoleh dua peluang emas, termasuk sundulan pada menit ketiga masa injury time yang kembali berhasil ditepis Pickford.
Pada situasi sepak pojok di penghujung babak pertama, Jude Bellingham juga melakukan penyelamatan penting dengan membuang bola sebelum disambar Cesar Montes yang berdiri bebas di depan gawang. Skor 2-1 untuk keunggulan Inggris bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Inggris hampir menambah gol pada menit ke-49. Namun, tembakan Nico O’Reilly hanya membentur tiang gawang Meksiko.
Situasi berubah pada menit ke-53 ketika wasit, setelah meninjau tayangan VAR, mengganjar Jarell Quansah dengan kartu merah akibat tekel berbahaya terhadap Jesus Gallardo. Inggris pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Meski kalah jumlah pemain, Inggris justru memperlebar keunggulan lima menit kemudian. Anthony Gordon dijatuhkan Raul Rangel di kotak penalti dan wasit menunjuk titik putih. Harry Kane yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan tenang untuk mengubah skor menjadi 3-1.
Meksiko kembali memperkecil selisih gol pada menit ke-68. Kali ini Inggris dihukum penalti setelah Harry Kane dinilai melanggar Brian Gutierrez dalam perebutan bola. Setelah kembali memanfaatkan VAR, wasit mengesahkan hadiah penalti yang kemudian dikonversi Raul Jimenez menjadi gol.
Unggul jumlah pemain membuat Meksiko terus menggempur pertahanan Inggris pada sisa pertandingan. Thomas Tuchel merespons dengan memasukkan Dan Burn dan Djed Spence guna memperkuat lini belakang.
Tekanan Meksiko semakin meningkat sepanjang tambahan waktu 10 menit. Inggris bahkan nyaris kebobolan di detik-detik akhir ketika John Stones harus membuang bola umpan silang yang mengarah ke depan gawang.
Namun hingga pertandingan berakhir, keunggulan 3-2 tetap bertahan. Hasil tersebut memastikan Inggris melangkah ke perempat final Piala Dunia 2026. Di babak 8 besar, Inggris bentrok dengan Norwegia yang menyingkirkan Brasil. (hsa/hel)
