Beranda

Ketua DPRD Soroti Penyebab Pemadaman Listrik di Kaltim

Ketua DPRD Kalimantan Timur Hasanuddin Mas'ud. (ist)

INDONESIAONLINE – Ketua DPRD Kalimantan Timur Hasanuddin Mas’ud menyoroti persoalan pemadaman listrik yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Menurut dia, perlu ada penjelasan resmi dari PT PLN mengenai penyebab gangguan pasokan listrik tersebut.

Hasanuddin menyebut terdapat dugaan kerusakan pada pembangkit listrik serta kemungkinan terbatasnya pasokan batu bara sebagai bahan bakar pembangkit.

“Kerusakan pembangkit listrik. Kedua kan batu baranya juga mungkin produksinya dibatasi sehingga tidak semua ini bisa masuk,” ujar Hasanuddin.

Ia berharap pasokan listrik di Kalimantan Timur dapat berjalan normal tanpa adanya pemadaman. “Sebetulnya kalau maunya kita, ya jangan ada mati. Tapi kalau kondisinya memang harus mati, ya kita tanyanya ke PLN,” tegasnya.

DPRD Kaltim berharap PLN dapat memberikan penjelasan sekaligus solusi agar pasokan listrik bagi masyarakat kembali stabil.

Hasanuddin Mas’ud juga mengingatkan bahwa pembatasan produksi batu bara tidak hanya berdampak pada sektor energi, tetapi juga dapat memicu persoalan sosial di masyarakat. Menurut dia, apabila pasokan batu bara untuk pembangkit listrik terganggu akibat pembatasan produksi, maka dampaknya bisa dirasakan oleh banyak sektor.

“Kan itu juga salah satunya dampak sosialnya,” kata Hasanuddin.

Ia menilai pemerintah perlu mencari solusi yang mampu menjaga keseimbangan antara kebijakan produksi batu bara, kebutuhan pasokan energi, serta keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat.

DPRD Kaltim berharap setiap kebijakan yang berkaitan dengan sektor pertambangan mempertimbangkan dampaknya terhadap pelayanan publik, termasuk ketersediaan listrik dan kondisi sosial masyarakat. (ra/hel)

 

Exit mobile version