Beranda

Mathew Baker Antar Timnas Senior Menang, Siap Hadapi Australia U19

Mathew Baker catat debut Timnas Indonesia senior vs Oman, sumbang kemenangan, kini fokus hadapi Australia U19 di semifinal AFF U19 2026 (bolacom)

Mathew Baker catat debut Timnas Indonesia senior vs Oman, sumbang kemenangan, kini fokus hadapi Australia U19 di semifinal AFF U19 2026.

INDONESIAONLINE – SUGBK pada Jumat (5/6/2026) malam, sorakan 65.432 penonton memenuhi stadion saat Mathew Baker melangkah ke lapangan di menit ke-80, menggantikan Rizky Ridho yang mengalami kram ringan. Pemuda 19 tahun itu langsung mengambil posisi bek tengah kiri, berduet dengan Elkan Baggott yang memberikan tepukan semangat di punggungnya.

Tak sampai 10 menit di lapangan, ia sukses memotong umpan silang pemain Oman yang hampir menjebol gawang Indonesia, disambut tepuk tangan dari bangku cadangan.

Mathew Baker menjadi salah satu sosok yang paling mencuri perhatian di jajaran Timnas Indonesia selama rangkaian FIFA Matchday Juni 2026. Skuad Garuda sukses meraih dua kemenangan beruntun atas Oman (3-0) dan Mozambik (1-0), dengan Mathew selalu masuk dalam daftar skuad kedua laga tersebut.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sengaja memberikan jam terbang kepada Mathew pada laga menghadapi Oman, yang ternyata langsung membuahkan hasil maksimal.

“Matthew telah bekerja dengan baik…dia telah mendapatkan hak untuk bermain dan ya, saya bangga, ini momen yang membanggakan. Dia adalah pemain termuda dalam sejarah Indonesia yang turun ke lapangan,” kata Herdman dalam sesi konferensi pers usai laga, Jumat (5/6/2026).

Penampilan Mathew memang menuai pujian dari berbagai pihak. Gelandang Timnas Indonesia, Ivar Jenner, turut memuji debut adik kelasnya tersebut. “Mathew punya insting bertahan yang tajam, dia tidak grogi sama sekali di laga debutnya, sangat layak dapat kepercayaan dari pelatih,” ujar Ivar.

Sementara itu, mantan bek Timnas Indonesia sekaligus asisten pelatih Timnas U19, Nova Arianto, mengirimkan pesan khusus untuk Mathew jelang ia bergabung ke skuad Garuda Nusantara.

“Jaga posisimu, jangan terlalu naik, komunikasi dengan kiper dan bek tengah lainnya, nomor 4 adalah nomor yang sudah dikenal publik Indonesia, buktikan kalau kamu layak memakainya,” pesan Nova.

Nomor punggung 4 yang dikenakan Mathew di level U19 memang memiliki nilai sejarah tersendiri. Dua bek senior andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Jordi Amat, pernah mengenakan nomor tersebut di berbagai turnamen resmi. Jay Idzes tercatat 14 kali membela Timnas dengan 1 gol, sementara Jordi Amat sudah mengoleksi 22 caps sejak membela Garuda pada 2023 lalu.

Setelah tugas di tim senior berakhir usai laga melawan Mozambik pada Senin (8/6/2026), Mathew langsung merapat ke skuad Timnas U19 Indonesia yang tengah berjuang di ajang AFF U19 Championship 2026.

“Setelah melawan Mozambik, saya akan bergabung dengan mereka,” ujar Baker dikutip dari Bolasport.

Debut Gemilang di Timnas Senior

Kepercayaan Herdman kepada Mathew bukan tanpa alasan. Pemain kelahiran Melbourne, Australia, 14 Maret 2007 ini sudah menunjukkan performa apik di level usia muda. Ia membawa Timnas U17 Indonesia meraih tempat ketiga di Piala AFF U16 2024, dengan catatan 5 penampilan dan 2 gol.

Saat itu, ia sempat mendapat panggilan dari Timnas U17 Australia untuk melakoni laga uji coba kontra Kepulauan Solomon dan Vanuatu, namun memilih untuk tetap membela Indonesia.

Saat ini, Mathew berseragam raksasa Liga Australia, Melbourne City, dan menjadi salah satu aset penting di tim U21. Ia menandatangani kontrak beasiswa dua tahun pada 2025, dengan 14 penampilan dan 1 gol untuk tim junior City.

Pelatih Melbourne City U21, Patrick Kisnorbo, mengaku bangga dengan pencapaian Mathew. “Mathew adalah bek yang sangat disiplin, ia selalu bekerja keras di latihan, kami sangat bangga melihatnya mendapat menit bermain di tim senior Indonesia,” ujar Kisnorbo.

Data FIFA per Juni 2026 menunjukkan, kemenangan atas Oman (peringkat 80 dunia) dan Mozambik (peringkat 112 dunia) sukses mengangkat peringkat Indonesia dari 134 ke 131 dunia. Mathew menjadi pemain termuda yang membela Timnas senior Indonesia, memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Zulham Zamrun yang debut di usia 19 tahun 3 bulan, sementara Mathew debut di usia 19 tahun 2 bulan 22 hari.

Fokus Semifinal AFF U19 vs Australia

Mathew kemungkinan besar akan langsung menjadi andalan di sektor pertahanan Timnas U19 Indonesia yang akan menghadapi Australia di babak semifinal AFF U19 2026. Pertandingan Timnas U19 Indonesia vs Australia akan digelar di Stadion Utama Sumatera Utara, Kamis (11/6/2026) pukul 19:30 WIB.

Dengan memiliki satu caps di timnas senior, Baker diharapkan bisa membagi pengalaman kepada rekan-rekannya di Timnas U19. Skuad Garuda Nusantara sendiri berhasil melaju ke semifinal setelah menjuarai Grup B dengan 9 poin, dan mengalahkan Vietnam 2-1 di babak perempat final, Minggu (7/6/2026). Gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Evandra Florasta dan Arkhan Kaka Putra Purwanto, sementara Vietnam hanya membalas satu gol di menit 81.

Australia sendiri menjadi lawan yang sangat berat. Tim Negeri Kanguru itu menjuarai Grup A dengan poin sempurna, mencetak 12 gol dan hanya kebobolan 1 gol di fase grup. Striker andalan mereka, Medin Memeti, yang juga merupakan rekan setim Mathew di Melbourne City, menjadi top scorer turnamen dengan 7 gol. Medin sudah membela tim senior Melbourne City dengan 2 caps, dan diprediksi akan menjadi ancaman utama bagi pertahanan Indonesia.

Tiket laga semifinal Indonesia vs Australia sudah ludes terjual dalam 3 jam sejak dibuka, dengan 45.000 penonton diprediksi memadati Stadion Utama Sumatera Utara. Sebanyak 12.000 suporter Indonesia dan 3.000 suporter Australia akan hadir langsung di stadion.

Ikatan Emosional dengan Negeri Kanguru

Pertandingan melawan Australia akan menjadi momen emosional bagi Mathew karena dirinya merupakan pemain yang lahir di Melbourne. Bukan hanya itu, sang kakak, Timothy Baker, juga bermain untuk Timnas U19 Indonesia. Timothy, yang dua tahun lebih tua dari Mathew, berposisi sebagai gelandang tengah dan membela Newcastle Jets U21. Ia juga sempat dipanggil ke Timnas U20 Australia pada 2025, namun memilih untuk membela Indonesia.

“Saya lahir di Australia, tapi darah Indonesia mengalir di tubuh saya. Ibuku berasal dari Surabaya, jadi membela Indonesia adalah pilihan hati, bukan hanya kepentingan sepak bola,” ujar Mathew saat ditanya terkait pilihannya membela Garuda.

Pengamat sepak bola nasional, Tommy Welly, menilai komitmen Mathew sudah terbukti sejak lama. “Komitmen Mathew sudah terbukti sejak ia memilih Indonesia di level U16, dia tidak memilih jalan mudah dengan bermain untuk Australia, itu menunjukkan cintanya pada Indonesia,” ujar Tommy.

Media Australia, The Sydney Morning Herald, sempat menjuluki Mathew sebagai “the defender who chose Garuda over Socceroos”. Sementara itu, suporter Indonesia di Melbourne mengirimkan ratusan pesan dukungan untuk Mathew jelang laga semifinal nanti.

Mathew sendiri menegaskan jika ia tidak akan memikirkan ikatan emosionalnya dengan Australia saat laga nanti. “Ini adalah laga semifinal, saya hanya ingin membantu Indonesia menang dan lolos ke final. Australia adalah tim yang kuat, tapi kami sudah siap,” tegasnya.

Saat ini, Timnas U19 Indonesia tengah melakukan latihan tertutup di Stadion Utama Sumatera Utara, dengan Mathew sudah bergabung sejak Selasa (10/6/2026) sore. Ia langsung terlibat dalam sesi latihan taktik bersama pelatih Indra Sjafri, yang memuji kondisi fisik dan mental Mathew yang sangat baik usai membela tim senior.

“Mathew membawa pengalaman berharga dari tim senior, ia akan membantu memperkuat pertahanan kami. Kami sudah siap menghadapi Australia, tidak ada rasa takut, hanya keinginan untuk menang,” ujar Indra Sjafri.

Dengan kombinasi pengalaman tim senior dan semangat muda, Mathew Baker diprediksi akan menjadi kunci keberhasilan Timnas U19 Indonesia melaju ke final AFF U19 2026. Publik sepak bola Indonesia pun menantikan aksi apik pemuda kelahiran Melbourne tersebut saat menghadapi negara kelahirannya di semifinal nanti.

Exit mobile version