Beranda

Mojtaba Khamenei Bersembunyi di Bunker Rahasia, Keberadaannya Bikin Kesepakatan Damai Iran-AS Tersendat

Mojtaba Khamenei Bersembunyi di Bunker Rahasia, Keberadaannya Bikin Kesepakatan Damai Iran-AS Tersendat
Mojtaba Khamenei, pemimpin tertinggi Iran. (irna)

INDONESIAONLINE – Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei dilaporkan berada di sebuah bunker rahasia dengan pengamanan ketat. Kondisi itu disebut-sebut menjadi salah satu faktor yang memperlambat proses pengumuman potensi kesepakatan damai antara Iran dan Amerika Serikat yang tengah dinantikan dunia internasional.

Media AS, CBS News, seperti dikutip Al Arabiya pada Selasa (26/5/2026), melaporkan bahwa sejumlah pejabat Amerika Serikat yang mengetahui informasi intelijen Iran menyebut Mojtaba kini “secara efektif bersembunyi” di lokasi yang dirahasiakan dengan akses sangat terbatas ke dunia luar. Namun, hingga kini, pemerintah Iran belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan tersebut.

Menurut para pejabat AS yang dikutip CBS News, komunikasi dengan Mojtaba hanya bisa dilakukan melalui jaringan kurir dan perantara yang rumit. Situasi itu disebut membuat respons Iran terhadap berbagai proposal dari pihak AS berjalan lambat.

Laporan yang sama juga menyebut pejabat Iran yang terlibat dalam negosiasi dengan pemerintahan Presiden Donald Trump mengalami hambatan komunikasi di internal pemerintahan mereka sendiri. Hal itu berdampak pada lambatnya perkembangan pembicaraan damai.

Seorang pejabat senior pemerintahan AS yang identitasnya dirahasiakan mengungkapkan kepada CBS News bahwa Mojtaba telah menyetujui garis besar rancangan kesepakatan yang tengah dibahas. Sementara itu, Trump melalui unggahan di Truth Social menyatakan keputusan final kemungkinan akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan.

Pemerintah Iran sebelumnya mengakui Mojtaba mengalami luka-luka akibat serangan gabungan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari lalu. Dalam serangan tersebut, ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, meninggal.

Sejak resmi menggantikan ayahnya sebagai pemimpin tertinggi Iran pada awal Maret 2026, Mojtaba belum pernah muncul atau memberikan pernyataan langsung kepada publik. Selama ini, instruksi maupun pernyataannya disampaikan secara tertulis melalui media pemerintah Iran. (rds/hel)

Exit mobile version