Beranda

Perancis Lolos ke 8 Besar Piala Dunia 2026, Kalahkan Paraguay 1-0

Timnas Perancis melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menang 1-0 atas Paraguay lewat penalti Kylian Mbappe menit 69 (Ist)

Timnas Perancis melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menang 1-0 atas Paraguay lewat penalti Kylian Mbappe menit 69. Laga di Philadelphia berlangsung ketat.

INDONESIAONLINE – Timnas Perancis memastikan langkah ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Paraguay dengan skor tipis 1-0 pada laga babak 16 besar yang digelar di Philadelphia Stadium, Amerika Serikat, Minggu (5/7/2026) pagi WIB. Kylian Mbappe menjadi pahlawan kemenangan Les Bleus berkat eksekusi penalti pada menit ke-69 yang diputuskan melalui tinjauan VAR.

Gol tunggal ini menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung sangat ketat, di mana Paraguay menunjukkan disiplin pertahanan yang luar biasa sepanjang laga.

Berdasarkan data FIFA per Juni 2026, Perancis yang menduduki peringkat kedua dunia datang ke pertandingan ini dengan status sebagai salah satu kandidat juara utama. Mereka merupakan dua kali juara dunia (1998, 2018) dan runner-up pada edisi 2022 di Qatar. Sebaliknya, Paraguay, yang berada di peringkat 50-an FIFA, tampil sebagai kejutan dengan melaju hingga fase gugur setelah terakhir kali berpartisipasi pada Piala Dunia 2010. Pelatih Gustavo Alfaro sukses membawa timnya lolos dari grup yang dihuni tim-tim kuat dengan kolektivitas tinggi.

Momen Penalti Kontroversial dan Dominasi Perancis

Sejak peluit awal dibunyikan, Perancis langsung mendominasi penguasaan bola dengan persentase mencapai 67 persen. Namun, Paraguay memilih bermain sangat rapat di lini belakang dengan formasi 4-2-3-1, sambil menunggu peluang melakukan serangan balik cepat lewat Miguel Almiron dan Julio Enciso. Hingga memasuki 15 menit pertama, Les Bleus bahkan belum mampu melepaskan satu tembakan tepat sasaran karena koordinasi pertahanan Paraguay yang disiplin.

Peluang pertama yang cukup berbahaya baru hadir pada menit ke-31 ketika Mbappe berhasil menyambut umpan silang dengan sundulan, namun bola masih melenceng tipis dari gawang Orlando Gill. Perancis terus menekan lewat Ousmane Dembele, Bradley Barcola, dan Mbappe, tetapi blokir pertahanan Paraguay membuat peluang-peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol. Hingga turun minum, kedudukan 0-0 bertahan.

Memasuki babak kedua, Perancis meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-50, Paraguay sempat memperoleh sepak pojok setelah serangan balik cepat mengejutkan lini belakang Perancis. Les Bleus kemudian kembali mengendalikan jalannya pertandingan. Peluang emas datang pada menit ke-55 melalui tendangan Manu Koné dari luar kotak penalti, namun Gill mampu menepis bola sehingga hanya menghasilkan sepak pojok. Gill kembali menunjukkan kualitasnya beberapa menit kemudian dengan menggagalkan sejumlah peluang Perancis.

Momentum pertandingan akhirnya datang pada menit ke-65. Désiré Doué melakukan penetrasi ke kotak penalti sebelum terjatuh akibat pelanggaran pemain Paraguay, Andres Cubas. Wasit awalnya membiarkan permainan berlanjut, namun setelah mendapat tinjauan VAR melalui on-field review, wasit menunjuk titik putih dan menghadiahkan penalti kepada Perancis. Keputusan tersebut sempat diprotes keras oleh para pemain Paraguay, tetapi wasit tetap pada keputusannya.

Mbappe maju sebagai algojo pada menit ke-69. Penyerang Real Madrid itu mengecoh Gill dengan langkah pendek sebelum mengarahkan bola ke sisi kanan gawang. Gill bergerak ke arah berlawanan sehingga Perancis unggul 1-0. Gol ini menjadi yang ke-58 bagi Mbappe untuk timnas Perancis, melampaui rekor Olivier Giroud sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi Les Bleus (berdasarkan data sebelum turnamen).

Setelah tertinggal, Paraguay mulai keluar menyerang. Mereka meningkatkan tekanan dan lebih berani memainkan bola di area pertahanan Perancis. Namun, upaya mereka mampu dipatahkan lini belakang Perancis yang dikomandoi Dayot Upamecano dan William Saliba. Perancis juga memiliki sejumlah kesempatan untuk menggandakan keunggulan.

Pada menit ke-88, Mbappe melepaskan tembakan keras, tetapi Gill kembali melakukan penyelamatan gemilang. Pada masa injury time, Gill sekali lagi menjadi penyelamat Paraguay dengan menggagalkan dua peluang beruntun Mbappe melalui penyelamatan luar biasa.

Di sisi lain, Paraguay beberapa kali mengancam lewat Mauricio dan bola-bola mati, namun kiper Mike Maignan tampil sigap mengamankan gawang Perancis. Menit-menit akhir pertandingan juga diwarnai sejumlah pelanggaran keras dan ketegangan antarpemain. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Perancis.

Statistik pertandingan mencatat Perancis melepaskan 14 tembakan dengan 8 di antaranya tepat sasaran, sementara Paraguay hanya 4 tembakan dengan 1 on target. Penguasaan bola Perancis mencapai 67 persen berbanding 33 persen milik Paraguay. Kemenangan ini membawa Perancis melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 untuk kelima kalinya dalam enam edisi terakhir.

Di perempat final, mereka akan bertarung dengan Timnas Maroko yang lebih dulu berhasil maju setelah mengalahkan Kanada. Sementara itu, Paraguay mencatat sejarah sebagai tim CONMEBOL yang paling jauh melaju di edisi ini sebelum tersingkir.

Piala Dunia 2026 sendiri merupakan edisi pertama dengan format 48 tim, di mana 12 grup diisi empat tim. Philadelphia Stadium, yang sebenarnya merupakan Lincoln Financial Field, memiliki kapasitas 69.796 penonton dan menjadi salah satu venue utama di Amerika Serikat. Laga ini disaksikan oleh lebih dari 60.000 penonton di stadion, serta jutaan pemirsa di seluruh dunia.

Susunan pemain kedua tim pada laga ini pun menampilkan kombinasi pemain berpengalaman dan bintang muda. Perancis menurunkan skuad terbaik mereka dengan formasi 4-2-3-1, sementara Paraguay mengandalkan kekuatan kolektif di bawah asuhan Gustavo Alfaro. Dengan hasil ini, Perancis bertekad melanjutkan ambisi meraih gelar ketiga mereka, sementara Paraguay bisa pulang dengan kepala tegak setelah memberikan perlawanan sengit.

Exit mobile version