Beranda

Raih Hibah Internasional, FST UIN Malang Hadirkan Inovasi Energi Terbarukan untuk Pemberdayaan Anak Disabilitas

Ucapan selamat untuk FST UIN Malang yang memperoleh pendanaan internasional dalam program IEEE Tech4Good Project 2026. (ist)

INDONESIAONLINE – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali mencatat prestasi di tingkat internasional. Kali ini, tim dosen dari Program Studi Teknik Elektro berhasil memperoleh pendanaan dalam program IEEE Tech4Good Project 2026 yang diselenggarakan Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE).

Tim peneliti yang dipimpin Allin Junikhah MT bersama Mochammad Shofwan R. MT berhasil lolos seleksi hibah internasional melalui proyek bertajuk “Solar4Ability: Solar-Powered Hydroponic Garden for Children with Disabilities (26-T4G-123)”.

Program tersebut mengusung pengembangan kebun hidroponik berbasis tenaga surya yang dirancang sebagai sarana edukasi sekaligus pemberdayaan bagi anak-anak penyandang disabilitas. Teknologi energi terbarukan dimanfaatkan sebagai sumber utama pengoperasian sistem hidroponik yang dibuat inklusif dan interaktif.

Melalui proyek ini, anak-anak penyandang disabilitas diharapkan dapat memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus meningkatkan keterampilan praktis di bidang pertanian modern berbasis teknologi. Selain itu, program ini diarahkan untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kemandirian, serta pemahaman mengenai teknologi dan lingkungan.

Ketua tim peneliti Allin Junikhah mengatakan Solar4Ability dikembangkan dengan semangat menghadirkan teknologi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan. Menurut dia, teknologi tidak hanya digunakan untuk meningkatkan efisiensi, tetapi juga dapat menjadi sarana pemberdayaan sosial.

“Proyek ini dirancang untuk menciptakan ruang belajar yang ramah sekaligus mengenalkan pentingnya energi terbarukan sejak usia dini,” ungkapnya.

Keberhasilan meraih hibah IEEE Tech4Good 2026 dinilai sebagai pencapaian prestisius karena program tersebut diikuti berbagai perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan inovator dari sejumlah negara. Seleksi dilakukan secara ketat dengan mempertimbangkan aspek inovasi, dampak sosial, keberlanjutan, serta potensi implementasi program di masyarakat.

Capaian ini sekaligus menunjukkan bahwa inovasi yang dikembangkan dosen Teknik Elektro UIN Malang memiliki daya saing di tingkat global dan mampu menghadirkan solusi sosial melalui pendekatan teknologi yang humanis serta berkelanjutan.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Dr Agus Mulyono MKes turut mengapresiasi keberhasilan tersebut. Ia menilai raihan hibah internasional itu menjadi bukti komitmen FST dalam mendorong riset yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat.

“Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi dosen dan mahasiswa untuk terus melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi kemanusiaan dan pembangunan berkelanjutan,” ujar Agus.

Ke depan, proyek Solar4Ability diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan bagi anak-anak penyandang disabilitas dan direplikasi di berbagai daerah sebagai bentuk pemanfaatan teknologi untuk menciptakan masa depan yang lebih inklusif dan mandiri. (ars/hel)

Exit mobile version