Beranda

UIN Maliki Malang dan Pemkab Blora Bersinergi, Buka Peluang Beasiswa hingga Studi ke Luar Negeri

Pihak UIN Maliki Malang dan Pemkab Blora menunjukkan naskah kerja sama di Kantor Bupati Blora. (ist)

INDONESIAONLINE –  Komitmen membantu mahasiswa asal Blora yang menghadapi kendala dalam melanjutkan pendidikan menjadi salah satu poin penting dalam kerja sama antara Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang dan Pemerintah Kabupaten Blora.

Komitmen tersebut disampaikan Pemkab Blora saat penandatanganan nota kesepahaman atau MoU bersama UIN Maliki Malang di Kantor Bupati Blora, Kamis (10/9/2026). Pemerintah Kabupaten Blora menyatakan kesiapannya memberikan bantuan beasiswa kepada mahasiswa asal Blora yang mengalami kesulitan untuk melanjutkan studi.

Dalam kegiatan tersebut, UIN Maliki Malang diwakili Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga Prof Dr M. Abdul Hamid MA. Sementara dari pihak Pemkab Blora, hadir langsung Bupati  Dr H Arief Rohman SIP MSi, Pj sekda, serta jajaran pimpinan terkait.

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga UIN Malang Prof Dr M. Abdul Hamid MA (kanan) bersama Bupati Blora Dr H Arief Rohman SIP MSi. (ist)

Saat ini, sebanyak 52 mahasiswa asal Kabupaten Blora tercatat sedang menempuh pendidikan di UIN Maliki Malang. Keberadaan para mahasiswa tersebut turut menjadi bagian dari penguatan hubungan dan sinergi di bidang pendidikan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

Prof Hamid dalam kesempatan itu menekankan bahwa kolaborasi memiliki peran mendasar dalam membangun kehidupan bersama. Ia mengutip pesan Hadhratusy Syaikh KH. Hasyim Asy’ari dalam Muqaddimah Al-Qanun Al-Asasi.

“Al-Ta‘awun huwalladzi ‘alaihi madaru nidhami al-umam”, kolaborasi menjadi landasan bagi berjalannya sistem kemasyarakatan,” ungkap Prof Hamid.

Kerja sama yang dibangun UIN Maliki Malang bersama Pemkab Blora tidak hanya menyasar sektor pendidikan tinggi. Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk berbagai program. Antara lain pendampingan pesantren dan madrasah, bidang kesehatan dan kebersihan, kesehatan mental dan pencegahan bullying, serta penguatan infrastruktur melalui keilmuan teknik sipil dan arsitektur.

Di sisi lain, pengembangan sumber daya manusia juga menjadi bagian dari agenda bersama. UIN Maliki Malang membuka sejumlah peluang. Di antaranya beasiswa tahfiz dan baca kitab, program pascasarjana kelas kerja sama, pendidikan S2 dengan sistem hybrid, hingga kesempatan melanjutkan studi ke luar negeri.

Meski memiliki cakupan program yang luas, perhatian terdekat dalam kerja sama ini adalah memastikan mahasiswa asal Blora yang sedang mengalami hambatan tidak terpaksa menghentikan pendidikan mereka di tengah perjalanan.

Bagi dunia pendidikan, dukungan untuk membantu seorang mahasiswa tetap melanjutkan studi bukan semata persoalan pemberian beasiswa. Lebih dari itu, langkah tersebut menjadi upaya menjaga agar cita-cita mereka tetap memiliki kesempatan untuk diwujudkan hingga mencapai tujuan. (ars/hel)

Exit mobile version