INDONESIAONLINE – Ketua DPRD Kalimantan Timur Hasanuddin Mas’ud menghadiri sidang terbuka senat Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Awang Long Samarinda dalam rangka Wisuda Sarjana VII semester gasal tahun akademik 2025-2026. Acara tersebut berlangsung di Grand Ballroom Aston Samarinda Hotel & Convention Center.
Hasanuddin menyampaikan rasa bahagia serta apresiasinya dapat menyaksikan langsung momen kelulusan para wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan perjalanan akademik mereka.
“Alhamdulillah, pagi ini saya berkesempatan hadir dalam sidang terbuka senat Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long Samarinda. Ada kebahagiaan tersendiri setiap kali menyaksikan momen seperti ini, melihat wajah-wajah yang penuh syukur setelah melalui proses panjang menuntut ilmu,” ujar Hasanuddin, Sabtu (05/09/206).
Dalam sambutannya, ia menyampaikan selamat kepada seluruh lulusan yang kini resmi menyandang gelar sarjana hukum. Ia mengingatkan bahwa kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan awal perjuangan untuk memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Hasanuddin menekankan bahwa Kalimantan Timur sangat membutuhkan kehadiran praktisi hukum yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memegang teguh integritas dan keberanian dalam menegakkan kebenaran.
“Kaltim sangat membutuhkan generasi muda yang paham hukum, punya integritas, dan berani berdiri di jalur yang benar, apalagi di era pembangunan IKN yang menuntut tata kelola yang semakin rapi dan akuntabel,” tegas ketua DPRD Kaltim.
Hasanuddin Mas’ud juga memberikan pesan dan wejangan mendalam kepada para lulusan. Menurut dia, gelar akademis yang diraih oleh para wisudawan hendaknya diimbangi dengan kepedulian sosial dan rasa keadilan yang tinggi dalam melayani masyarakat.
Hasanuddin berpesan agar para sarjana hukum yang baru dilantik tidak hanya mengandalkan keahlian berdebat atau kepintaran berargumen, melainkan juga harus selalu membawa nilai moral dan nurani dalam setiap tindakan.
“Saya titip pesan kepada para lulusan, jadilah sarjana hukum yang tidak hanya pintar berargumen, tapi juga punya nurani. Ilmu yang bermanfaat itu yang bisa dirasakan orang lain, bukan sekadar gelar di belakang nama,” kata Hasanuddin.
Ia menambahkan bahwa peran ahli hukum sangat krusial dalam menjaga keadilan sosial serta mengawal berbagai proses hukum dan tata kelola pemerintahan yang bersih di Kalimantan Timur.
Mengakhiri penyampaiannya, Hasanuddin memberikan doa dan dorongan semangat bagi para alumni STIH Awang Long untuk melangkah mantap menuju dunia kerja maupun pengabdian masyarakat. “Selamat berjuang di babak kehidupan berikutnya, doa saya menyertai langkah kalian semua,” tutup Hasanuddin. (ra/hel)
