INDONESIAONLINE – Seorang perempuan tertangkap tangan oleh warga saat hendak mencuri sepeda motor di Desa Dengkol, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Minggu (5/4/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, wanita berinisial DR (38) tersebut diketahui tidak beraksi sendiri. Ia merupakan bagian dari sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang melibatkan anggota keluarganya sendiri
Aksi curanmor tersebut juga sempat viral di media sosial (medsos). Berdasarkan rekaman video amatir, tampak DR digelandang warga usai kepergok mencuri.
DR diamankan warga usai ketahuan melancarkan aksi curanmor bersama seorang pria yang diketahui merupakan suaminya. Namun, sang suami saat itu berhasil melarikan diri.
Warga kemudian membawa DR ke balai desa setempat sebelum akhirnya diserahkan ke pihak Polsek Singosari. “Setelah kejadian tersebut, anggota langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku (yang berhasil kabur, red). Sepeda motor pelaku dan korban juga sudah kami amankan,” ujar Kapolsek Singosari AKP Achmad Zainuddin.
Lebih lanjut, disampaikan Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar, lDR tersebut merupakan sindikat curanmor yang melibatkan satu anggota keluarga. Yakni suaminya yang berinisial AK (38) dan mertuanya yang berinisial M (67).
“Ketiga pelaku saat ini telah berhasil diamankan secara bertahap oleh petugas dalam waktu kurang dari sepekan,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Dalam aksinya, ketiga pelaku tersebut memiliki peran masing-masing. Sang suami yakni AK merupakan pelaku utama yang bertugas sebagai eksekutor dan sempat kabur usai beraksi di Desa Dengkol pada Minggu (5/4/2026) lalu.
“Sedangkan pelaku yang perempuan diamankan warga sesaat setelah kejadian pencurian sepeda motor di area persawahan Desa Dengkol. Dari hasil interogasi awal, yang bersangkutan (DR) mengaku berperan mengantar dan membantu pelaku utama,” ujar Bambang.
Sama halnya dengan anaknya yang berinisial AK, pelaku lainnya yakni M juga disinyalir terlibat dalam beberapa aksi curanmor. “Pelaku berinisial M diketahui juga turut berperan dalam jaringan curanmor yang beroperasi di beberapa wilayah,” pungkasnya. (alp/hel)
