INDONESIAONLINE – Publik baru-baru ini dikejutkan dengan sosok Kezia Syifa, seorang warga negara Indonesia (WNI) yang memutuskan berkarier sebagai anggota Army National Guard (Garda Nasional) di Maryland, Amerika Serikat. Langkah berani ini memicu rasa penasaran publik mengenai standar kesejahteraan yang ditawarkan oleh militer negara adidaya tersebut.
Sebagai negara dengan kekuatan militer nomor satu di dunia versi Lowy Institute Asia Power Index 2025, AS memiliki sistem kompensasi yang sangat terstruktur. Komponen pendapatan tentara AS tidak hanya berasal dari gaji pokok, tetapi juga meliputi berbagai tunjangan lokasi, status keluarga, hingga bonus penugasan.
Berdasarkan data resmi GoArmy.com tahun 2025, berikut adalah rincian estimasi pendapatan bulanan bagi personel paruh waktu (termasuk Garda Nasional):
Daftar Gaji Berdasarkan Golongan
1. Golongan Bintara & Tamtama (Enlisted)
- Private (E-1): Sekitar $4.076 (Rp65,2 juta)
- Private First Class (E-3): $4.804 – $5.415 (Rp76,9 – Rp86,6 juta)
- Specialist/Corporal (E-4): $5.321 – $6.460 (Rp85,1 – Rp103,4 juta)
- Staff Sergeant (E-6): $6.335 – $8.592 (Rp101,4 – Rp137,5 juta)
2. Golongan Perwira Pembantu (Warrant Officers)
- Warrant Officer 1 (WO1): $7.556 – $10.401 (Rp120,9 – Rp166,4 juta)
- Chief Warrant Officer 3 (CW3): $9.729 – $11.978 (Rp155,7 – Rp191,6 juta)
3. Golongan Perwira (Commissioned Officers)
- Second Lieutenant (O-1): $7.730 – $9.727 (Rp123,7 – Rp155,6 juta)
- Captain (O-3): $10.308 – $15.134 (Rp164,9 – Rp242,1 juta)
- Major (O-4): $11.724 – $16.421 (Rp187,6 – Rp262,7 juta)
Penting untuk dicatat bahwa angka-angka di atas merupakan angka bruto. Besaran pastinya sangat bergantung pada:
- Masa Bakti: Semakin lama mengabdi, semakin tinggi kenaikan gaji secara periodik.
- Kualifikasi Spesifik: Tunjangan tambahan diberikan bagi personel dengan keahlian khusus (seperti bahasa asing atau teknis penerbangan).
- Domisili: Militer AS menyesuaikan tunjangan perumahan berdasarkan biaya hidup di lokasi tempat personel ditugaskan.
Kisah Kezia Syifa ini menjadi gambaran bagaimana sistem militer AS membuka peluang bagi imigran atau pemegang dokumen legal tertentu untuk berkontribusi, sekaligus mendapatkan dukungan finansial yang kompetitif. (rds/hel)
