Bukannya Sehat, 6 Cara Minum Kopi Ini Malah Bisa Picu Penyakit

Bukannya Sehat, 6 Cara Minum Kopi Ini Malah Bisa Picu Penyakit
Minum kopi. (istock)

INDONESIAONLINE – Bagi banyak orang, kopi telah bertransformasi dari sekadar tren gaya hidup menjadi kebutuhan primer setiap hari. Meski berbagai riset membuktikan bahwa kopi mampu menurunkan risiko penyakit jantung hingga diabetes tipe 2, manfaat tersebut bisa hilang seketika jika cara menikmatinya salah.

​Menyadur laporan dari Times of India, terdapat beberapa kesalahan umum dalam mengonsumsi kafein yang justru dapat memicu gangguan kesehatan jangka panjang. Berikut adalah poin yang perlu Anda perhatikan:

​1. Melebihi Batas Konsumsi Harian

​Banyak orang beranggapan bahwa semakin banyak kopi, semakin baik fokus yang didapat. Padahal, konsumsi lebih dari 4-5 cangkir sehari dapat memicu kecanduan kafein, insomnia, hingga gangguan irama jantung (palpitasi). Para ahli menyarankan batas aman maksimal hanya 3 hingga 4 cangkir saja per hari.

2. Menggunakan Krimer Instan yang Tidak Sehat

​Hati-hati dengan produk krimer di pasaran yang sering mengandung lemak trans dan bahan pengawet. Zat-zat tambahan ini dapat memicu peradangan (inflamasi) di dalam tubuh serta berdampak buruk pada kadar kolesterol dan kesehatan jantung.

3. Penambahan Pemanis Berlebih

​Menambahkan sirup atau gula pasir secara berlebihan tanpa disadari mengubah minuman sehat ini menjadi bom kalori. Kebiasaan ini meningkatkan risiko obesitas dan gangguan metabolisme. Jika Anda tidak menyukai kopi hitam pahit, pertimbangkan untuk menggunakan pemanis alami yang lebih rendah kalori.

4. Minum Kopi dalam Kondisi Perut Kosong

​Menyeruput kopi segera setelah bangun tidur sebelum menyantap makanan adalah kesalahan fatal bagi pencernaan. Sifat asam pada kopi dapat merangsang produksi asam lambung secara drastis, yang berpotensi menyebabkan acid reflux atau nyeri lambung.

​5. Menjadikan Kopi sebagai Pengganti Istirahat

​Banyak yang mengandalkan kopi untuk tetap terjaga saat kurang tidur. Menggunakan kafein sebagai “bahan bakar” utama saat tubuh kelelahan hanya akan membuat tubuh mengalami intoleransi kafein. Dalam jangka panjang, Anda akan membutuhkan dosis yang lebih tinggi hanya untuk merasa berfungsi normal.

​6. Melupakan Asupan Air Mineral

​Kopi bersifat diuretik, yang artinya memicu tubuh untuk mengeluarkan cairan lebih sering melalui urine. Jika tidak dibarengi dengan minum air putih yang cukup, Anda berisiko mengalami dehidrasi dengan gejala seperti pusing dan sulit berkonsentrasi. Sangat disarankan untuk meminum segelas air sebelum dan sesudah mengonsumsi kopi. (hsa/hel)