INDONESIAONLINE – Langkah tim putri Bandung bjb Tandamata menuju babak final four Proliga 2026 kian berat setelah kembali menelan kekalahan. Bertanding di GOR Ken Arok Malang, Sabtu (7/2/2026), bjb Tandamata takluk dari Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor telak 0-3 (23-25, 20-25, 21-25) pada lanjutan putaran kedua.
Hasil ini menjadi kekalahan kelima dari total delapan pertandingan yang sudah dijalani Calista Maya dan kawan-kawan musim ini. Lebih memprihatinkan, tiga laga terakhir dilewati bjb Tandamata tanpa meraih satu set pun. Masing-masing saat menghadapi Jakarta Pertamina Enduro, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, dan Jakarta Electric PLN Mobile.
Tim besutan Risco Herlambang itu kini tertahan di peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi sembilan poin, hasil dari tiga kemenangan dan lima kekalahan. Masih ada empat pertandingan tersisa yang wajib dimaksimalkan bjb Tandamata. Dua laga akan dijalani pada seri ketiga putaran kedua di Bojonegoro pekan depan melawan Medan Falcons dan Gresik Phonska Plus. Dua pertandingan lainnya akan berlangsung di Padepokan Voli Sentul, Bogor, menghadapi Jakarta Popsivo Polwan serta Jakarta Livin’ Mandiri, dua pekan mendatang.
Risco Herlambang mengakui kekalahan ini menjadi pukulan besar bagi timnya. Ia menyebut laga melawan Electric PLN sebagai momen krusial untuk menjaga peluang ke final four.
“Kekalahan ini tentu mengecewakan. Kalau mau tetap punya peluang, kami harus menang di empat pertandingan sisa,” ujar Risco usai pertandingan.
Ia menambahkan, peluang lolos akan semakin menipis jika kembali kehilangan poin.
“Kalau masih kalah lagi, peluang ke final four pasti makin berat,” tegasnya.
Risco juga menyinggung faktor keterbatasan pemain asing. Saat ini bjb Tandamata hanya diperkuat satu pemain asing, Anastasia Guerra. Sementara Giulia Angelina belum bisa dimainkan karena kendala nonteknis.
Di sisi lain, kemenangan ini membuat peluang Jakarta Electric PLN Mobile ke final four semakin terbuka. Tim asuhan Chamnan Dokmai kini naik ke posisi ketiga klasemen sementara dengan raihan 14 poin, hasil dari lima kemenangan dalam delapan laga, sekaligus menggeser Jakarta Popsivo Polwan.
Asisten pelatih Electric PLN Mobile Ermansyah Erwiandi Manganang mengapresiasi kemenangan tiga set langsung tersebut, meski tetap menekankan pentingnya evaluasi.
“Kami bersyukur bisa menang 3-0, tapi masih banyak yang harus dibenahi. Kompetisi masih panjang dan kami harus tampil lebih baik ke depannya,” kata Manganang.
Electric PLN Mobile juga masih menyisakan empat pertandingan. Dua di antaranya akan dimainkan di Bojonegoro melawan Medan Falcons dan Jakarta Popsivo Polwan pekan depan serta dua laga lainnya di Sentul menghadapi Gresik Phonska Plus dan Jakarta Livin’ Mandiri.
Setter Jakarta Electric PLN Mobile Khaliza Azilia Rahma mengaku kepercayaan diri timnya meningkat setelah kemenangan ini. “Target kami jelas ke final four. Secara permainan dan mental, kami merasa lebih yakin dibanding pertandingan-pertandingan sebelumnya,” ujarnya. (hsa/hel)













